Silungkang Menangis, Pasar Legendaris & Bank BPR Ludes Diamuk Api, Mesin Robin Jadi Penyelamat

Daerah - Sabtu, 9 Agustus 2025

250810065203-silun.jpg

Foto: @tingkap/Alfaiz R

Sabtu (9/8/2025) dini hari, suasana hening Nagari Silungkang pecah oleh kobaran api yang melahap Pasar Loss Silungkang.

SAWAHLUNTO , TINGKAP.CO - Sabtu (9/8/2025) dini hari, suasana hening Nagari Silungkang pecah oleh kobaran api yang melahap Pasar Loss Silungkang, Kota Sawahlunto, Sumbar. Dalam sekejap, Loss A dan D beserta seluruh isinya luluh lantak. Tidak hanya itu, Bank BPR (Bank Perkreditan Rakyat) Silungkang, Gajah Tongga Koto Piliang juga tak luput dari amukan si jago merah.

Ancaman kehancuran total sempat membayangi. Jika air nyaris terputus, dan bila itu terjadi, bukan mustahil seluruh bangunan di sekitar pasar akan ikut menjadi abu. Alhamdulillah, mesin Robin milik Kantor KAN (Kerapatan Adat Nagari) Silungkang terus menyedot air dari sungai, menjadi penyelamat di detik-detik kritis.

Baca juga: Kapolres Sijunjung All Out Bersihkan PETI: Box-Box Emas Ilegal Dimusnahkan di Lokasi

Apresiasi setinggi-tingginya diberikan kepada pahlawan-pahlawan dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Sawahlunto yang tanpa henti berjibaku bersama masyarakat hingga matahari terbit. Berkat kerja keras mereka, kobaran api berhasil dikendalikan sebelum melumat seluruh kawasan.

Kini, yang tersisa hanyalah puing besi hangus, dinding gosong, dan abu yang menyelimuti. Pasar yang selama puluhan tahun menjadi pusat kehidupan ekonomi, tempat tawa, canda, dan silaturahmi para perantau, kini hanya tinggal kenangan pahit.

Sementara itu, tim Reskrim Polres Sawahlunto saat ini masih melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan menyelidiki penyebab pasti kebakaran yang telah menghanguskan pusat perekonomian masyarakat Silungkang tersebut.

Warga Silungkang berharap pemerintah bergerak cepat membangun kembali pasar dan fasilitas yang hilang. Karena di balik abu dan puing ini, denyut ekonomi nagari menunggu untuk kembali berdetak.

Tragedi ini mengajarkan: bangunan bisa runtuh, tapi semangat dan persatuan warga Silungkang tak akan pernah padam.

Pewarta: Alfaiz Ramadhan
Penyunting: Ghea R
©tingkap.co 2025