Proyek Talud Dana Desa Ampekale Dikeluhkan Warga, Diduga Tak Sesuai Bestek
Infrastruktur - Senin, 15 September 2025

Foto: Istimewa
Pekerjaan talud yang di duga dikerja asal-asalan.
MAROS, TINGKAP.CO - Sejumlah warga Desa Ampekale, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, mengeluhkan pelaksanaan pekerjaan talud yang bersumber dari Dana Desa. Keluhan itu muncul setelah proyek tersebut dinilai tidak sesuai dengan bestek dan tak dilengkapi papan informasi kegiatan.
Tim yang menerima laporan warga langsung meninjau lokasi, Senin (15/9/2025). Dari hasil investigasi, warga menduga pekerjaan talud itu dikerjakan tanpa galian dan tanpa pasangan batu kosong. Selain itu, campuran material perekat batu dianggap tidak sesuai takaran.
Seorang warga menuturkan, campuran antara batu dan semen dengan perbandingan enam gerobak pasir dan satu sak semen mudah terkelupas saat dicungkil menggunakan ujung sepatu. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan terkait kualitas pekerjaan.
Camat Bontoa, Baso, SE, saat dikonfirmasi TINGKAP.CO (15/9/2025) membenarkan bahwa proyek tersebut berasal dari Dana Desa Ampekale. Namun, ia menegaskan bahwa rincian anggaran dan teknis pelaksanaan menjadi kewenangan penuh pemerintah desa.
"Kegiatan itu memang dari Dana Desa Ampekale, tapi soal anggaran dan teknis pelaksanaan ada di ranah desa, bukan kecamatan," ujarnya.
Sampai berita ini diturunkan, Kepala Desa Ampekale, Fuad, belum memberikan tanggapan meski sudah beberapa kali dihubungi TINGKAP.CO (15/9/2025).
Warga juga menyoroti adanya tiga titik lokasi pekerjaan yang hingga kini belum rampung. Bahkan, salah satu ruas jalan hanya tersisa sekitar lima meter namun tak diselesaikan hingga tuntas.
"Kami bukan mencari kesalahan, hanya ingin agar penggunaan Dana Desa benar-benar tepat sasaran dan hasilnya bisa dirasakan masyarakat. Setidaknya setiap pekerjaan harus ada papan bicara agar transparan," ujar warga.
Meski sebagian masyarakat mengapresiasi adanya pembangunan talud ini, tak sedikit pula yang mengungkapkan rasa kecewa karena pekerjaan dinilai asal-asalan dan tak rampung sebagaimana mestinya.
Pewarta: Andi Harjan
Penyunting: Alfen Hoesin
©tingkap.co 2025
