Bupati Agam Segera Gelar Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Peristiwa Dugaan Keracunan MBG

Kesehatan - Rabu, 1 Oktober 2025

251002103050-rapat.jpg

Foto: Instagram

Bupati Agam, Ir. H. Benni Warlis MM Dt Tan Batuah, turut memantau langsung di IGD RSUD Lubuk Basung dan dilanjutkan memimpin rapat koordinasi bersama Tim Satgas serta pihak dapur MBG.

AGAM, TINGKAP.CO - Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat bergerak cepat menangani kasus dugaan keracunan massal yang dialami warga usai mengkonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) dari dapur Kampuang Tangah.

Tim Satgas Kabupaten Agam langsung turun tangan Rabu (1/10/2025) siang , melibatkan lintas sektor untuk memastikan penanganan optimal.

Mengejutkan, puluhan warga termasuk Balita keracunan massal diduga dari Nasi Goreng Makan Bergizi Gratis "MBG ".

Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Mhd. Lutfi, memantau kondisi korban di RSUD Lubuk Basung dan Puskesmas Manggopoh. Ia memastikan semua pasien mendapatkan perawatan, baik yang terdaftar sebagai peserta BPJS maupun yang belum.

"Ambulans dari sejumlah puskesmas juga disiagakan untuk membantu proses rujukan pasien ke fasilitas kesehatan lanjutan. Tidak ada pasien yang terlantar. Semua korban difasilitasi secara maksimal," tegas Lutfi saat meninjau lokasi perawatan.

Sebagai langkah pencegahan, pemerintah daerah menghentikan sementara produksi dapur MBG Kampuang Tangah yang dikelola BUM.Nag (Badan Usaha Milik Nagari). Penghentian berlangsung hingga hasil penelusuran Satgas keluar, guna memastikan sumber penyebab keracunan.

Bupati Agam, Ir. H. Benni Warlis MM Dt Tan Batuah, turut memantau langsung di IGD RSUD Lubuk Basung dan dilanjutkan memimpin rapat koordinasi bersama Tim Satgas serta pihak dapur MBG. Rapat digelar malam pukul 20.00 WIB, bertujuan mempercepat langkah penanganan sekaligus merumuskan kebijakan tindak lanjut.

Pemerintah Kabupaten Agam mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak terprovokasi oleh isu yang belum jelas, serta menunggu perkembangan resmi dari Satgas. Pemkab berjanji akan menyampaikan seluruh hasil investigasi secara terbuka kepada publik.

Pewarta: Syahyetti Syamra
Penyunting: Alfen Hoesin
©tingkap.co 2025