Tim Visitasi Nasional Tinjau Program PPK ORMAWA HIMAKAHA FK Unhas di Desa Pattiro Deceng
Daerah - Kamis, 13 November 2025

Foto: Istimewa
Tim Visitasi Nasional PPK ORMAWA 2025 meninjau kandang ternak.
MAROS, TINGKAP.CO - Tim Visitasi Nasional Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK ORMAWA) melakukan kunjungan lapangan ke Desa Pattiro Deceng, Kecamatan Camba, Kabupaten Maros, untuk meninjau secara langsung pelaksanaan program PPK ORMAWA dari Himpunan Mahasiswa Kedokteran Hewan (HIMAKAHA) Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK Unhas), beberapa waktu lalu.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Visitasi Nasional PPK ORMAWA 2025, yang bertujuan mengevaluasi capaian, keberlanjutan, serta dampak sosial dari berbagai program pemberdayaan masyarakat oleh organisasi kemahasiswaan di seluruh Indonesia.
Program yang diusung oleh HIMAKAHA FK Unhas mengangkat tema SATOA: Smart Agriculture Technology for Optimized Animal Farming untuk Peningkatan Kesejahteraan Peternak Desa Pattiro Deceng.
Melalui program ini, mahasiswa menghadirkan inovasi teknologi pertanian cerdas berbasis sensor digital untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan peternak lokal.
Selama kunjungan, Tim Visitasi Nasional melakukan diskusi bersama para peternak setempat sebagai mitra utama, guna mendengarkan pengalaman, manfaat, serta masukan terkait keberlanjutan program. Setelah itu, tim meninjau kandang percontohan yang dilengkapi sensor suhu, kelembapan, dan gas amonia.
Teknologi tersebut memungkinkan pemantauan kondisi lingkungan kandang secara real-time, sehingga membantu peternak menjaga kesehatan dan kenyamanan hewan ternak. Kandang tersebut merupakan satu dari tiga kandang percontohan yang dibangun oleh tim pelaksana sebagai penerapan konsep smart farming di sektor peternakan.
Selain itu, tim juga mengunjungi lahan hijauan pakan ternak hasil kolaborasi antara tim PPK ORMAWA HIMAKAHA FK Unhas dan warga Desa Pattiro Deceng. Lahan tersebut dikembangkan untuk meningkatkan ketersediaan pakan ternak secara berkelanjutan dan menjadi model pertanian terpadu yang dapat direplikasi oleh masyarakat setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Ibu Hana Indriana, SP., M.Si, selaku Tim Visitor Nasional PPK ORMAWA, menyampaikan bahwa visitasi ini bertujuan memastikan program benar-benar memberi dampak positif bagi masyarakat.
"Tujuan dari visitasi nasional ini bukan hanya untuk menilai keberhasilan administratif, tetapi juga untuk memastikan bahwa semangat PPK ORMAWA hadir sebagai bentuk kolaborasi nyata antara mahasiswa dan masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan di desa," ujarnya.
Beliau juga menegaskan bahwa keberhasilan program PPK ORMAWA diukur dari manfaat yang dirasakan mitra utama.
"Keberhasilan program tidak hanya dilihat dari seberapa baik tim mahasiswa menjalankan kegiatan, tetapi dari sejauh mana para peternak dapat merasakan perubahan nyata dan berkelanjutan. Dampak terhadap mitra utama adalah indikator penting keberhasilan program," tambahnya.
Kegiatan visitasi ini turut dihadiri oleh Tim Visitasi Nasional PPK ORMAWA 2025, Tim Pokja PPK ORMAWA Universitas Hasanuddin, Sekretaris Kecamatan Camba, Kepala Desa Pattiro Deceng, dosen pendamping HIMAKAHA FK Unhas, serta para peternak, ibu PKK, anggota ORMAWA, dan warga desa.
Kehadiran berbagai pihak ini mencerminkan sinergi lintas sektor antara mahasiswa, akademisi, pemerintah, dan masyarakat dalam mendorong inovasi berbasis teknologi untuk kemajuan peternakan desa.
Program SATOA menjadi bukti nyata peran mahasiswa dalam menghadirkan solusi inovatif bagi masyarakat. Dengan penerapan sistem pemantauan lingkungan kandang dan pengelolaan pakan hijauan yang efisien, program ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas ternak, mengurangi risiko penyakit, serta memperkuat ketahanan ekonomi peternak lokal.
Visitasi Nasional ini tidak hanya menjadi ajang evaluasi program, tetapi juga menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen HIMAKAHA FK Unhas dalam mendampingi masyarakat Desa Pattiro Deceng menuju peternakan yang modern, mandiri, dan berkelanjutan.
Pewarta: Hakim / Harjan
Penyunting: Alfen Hoesin
©tingkap.co 2025
