Pejabat (AS) Kritik Proses Seleksi Biden, Tetapi Tersangka Lakanwal Diberikan Suaka di Bawah Pemerintahan Trump
Internasional - Jumat, 28 November 2025

Foto: Reuters
Direktur FBI Kash Patel dan Jeanine Pirro, Jaksa Agung Distrik Kolumbia, sebut pemerintahan Trump gagal dalam memverivikasi Lakanwal.
WASHINGTON DC, TINGKAP.CO - Direktur FBI Kash Patel dan Jeanine Pirro, Jaksa Agung Distrik Kolumbia, yang keduanya diangkat oleh Trump, mengatakan dalam konferensi pers pada Kamis bahwa pemerintahan Biden gagal melakukan pemeriksaan latar belakang atau verifikasi yang memadai terhadap Lakanwal sebelum mengizinkannya masuk ke AS pada tahun 2021.
Tidak ada satu pun pejabat yang memberikan bukti untuk mendukung pernyataan mereka.
Patel mengatakan bahwa Lakanwal, yang pernah bekerja sama dengan pasukan pemerintah AS selama perang AS di Afghanistan, diizinkan masuk ke AS secara tidak semestinya karena "pemerintahan sebelumnya memutuskan untuk mengizinkan ribuan orang masuk ke negara ini tanpa melakukan pemeriksaan latar belakang atau verifikasi sama sekali."
Program tersebut, yang memungkinkan lebih dari 70.000 warga Afghanistan masuk ke Amerika Serikat, menurut laporan kongres, dirancang dengan prosedur verifikasi, termasuk oleh lembaga kontra-terorisme dan intelijen Amerika Serikat. Namun, sifat evakuasi yang besar-besaran dan terburu-buru membuat para kritikus mengatakan bahwa pemeriksaan latar belakang tidak efisien.
Tersangka Afghanistan Pernah Bekerja dengan CIA
Dalam program Operation Allies Welcome, warga Afghanistan yang dievakuasi ke AS diberikan izin tinggal sementara selama dua tahun yang memungkinkan mereka tinggal dan bekerja secara legal, serta kemudian mengajukan permohonan untuk status tinggal yang lebih permanen.
Dokumen yang ditinjau oleh Reuters menyebutkan bahwa Lakanwal mengajukan permohonan suaka pada Desember 2024 dan disetujui pada 23 April tahun ini, tiga bulan setelah Trump menjabat. "Lakanwal, 29 tahun, yang tinggal di negara bagian Washington, tidak memiliki riwayat kriminal yang diketahui," kata pejabat tersebut.
Berkas pemerintah tentang Lakanwal menyebutkan bahwa dia telah diperiksa oleh pemerintah AS karena kerjasamanya dengan mitra pemerintah AS selama perang di Afghanistan, dan tidak ditemukan informasi yang berpotensi mendiskualifikasi.
Pewarta: Vero Iskandar (Washington DC)
Penyunting: Alfen Hoesin
©tingkap.co 2025
