Setda dan Disdik Gelar Sosialisasi Proses Belajar Mengajar "Sekolah Hebat" Jenjang SMP 2025

Pendidikan - Senin, 8 Desember 2025

251209104304-setda.jpg

Foto: @tingkap/Agus Sopian

Setda dan Disdik menggelar Sosialisasi Proses Belajar Mengajar "Sekolah Hebat" Jenjang SMP tahun 2025, yang bertempat di aula hotel Tirtagangga, lantai 3, Cipanas , Garut. Senin (08/12/2025.

GARUT, TINGKAP.CO - Setda dan Disdik menggelar Sosialisasi Proses Belajar Mengajar "Sekolah Hebat" Jenjang SMP tahun 2025 yang bertempat di aula hotel Tirtagangga, lantai 3, Cipanas , Garut. Senin (08/12/2025.

Kasi Kurikulum Bidang SMP Dinas Pendidikan (Disdik) Garut, Dr. Ajang Rusmana, M.Pd, menyebutkan bahwa, kegiatan sosialisasi proses belajar mengajar dalam program "Sekolah Hebat" merupakan bentuk kerjasama antara sekretariat daerah (Setda) dengan dinas pendidikan kabupaten Garut.

"Semua kegiatan terfokus, dan menjadi program satu kesatuan yang ada di program sekolah hebat ini, termasuk banyak SKPD dilingkungan Pemda Garut," ngkapnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan, kegiatan tersebut yang menjadi tanggung jawab SKPD, itu berjalan masing-masing. Misalnya, Dinas Kesehatan dengan berbagai kegiatan, mulai dari contoh kegiatan tablet tambah darah. Semua kegiatan itu dikoordinasikan di program sekolah hebat.

Adapun contoh, organisasi kesehatan dari dunia lingkungan hidup, misalnya, mempunyai sekolah adiwiyata yang terkadang dinas pendidikan itu sendiri masih berpikir sasaran kepada Adiwiyata. Sekarang itu menjadi atau merupakan suatu bentuk-kerjasama antar SKPD di bawah sekretariat daerah.

"Insya Allah Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan akan tahu program-program yang akan dilaksanakan," imbuhnya.

Soal sasarannya adalah satuan pendidikan dan peserta didik. Termasuk nanti ke depannya ketika program sudah berjalan,

Terkait isi dalam kegiatan sekolah hebat, lanjut Ia menjelaskan, implementasinya di sekolah tidak ada mata pelajaran khusus. Ini program namanya, program itu bukan wujud dalam mata pelajaran, tapi pelaksanaannya bisa memperkuat mata pelajaran atau dalam kegiatan kurikuler.

Masih kata ia, itu adalah upaya kita menaungi semua kegiatan yang saat ini sudah berjalan, kita kuatkan, sehingga sekolah bisa terkontrol semua.

Dengan hal itu bahwa, hari ini adalah hari pertama sosialisasi yang diantaranya, ada beberapa bahan-bahan yang disiapkan kemudian disampaikan oleh setiap SKPD, dan selanjutnya nanti akan disusun segera.

Tentang kegiatan yang akan dilaksanakan oleh sekolah, dan di hari berikutnya tentu akan dirumuskan tentang adanya penjadwalan berikut pemahaman guru, dan kepala sekolah terkait kegiatan yang dilaksanakan oleh tiga SKPD tersebut.

"Semuanya akan dirumuskan, termasuk lembar instrumen monitoring," ungkapnya.

Oleh karena itu, kata ia, kedepannya Dinas Pendidikan membantu, baik secara moril maupun secara materil, intinya program ini harus berjalan sesuai dengan target, karena pada intinya membantu SKPD yang lain dengan program kerjanya yang sasarannya adalah peserta didik dan sekolah.

Mengenai kendala, jelas ia menambahkan, memang masih banyak, karena ini sesuatu yang baru. Jadi dinas pendidikan yang sebagai leading sektor kegiatan PSA ini.

"Insya Allah untuk tahun 2026-2027 ada anggaran untuk program sekolah hebat ini.
Soal anggaran, sudah diusulkan tapi, kami belum tahu ACC, dan tidaknya," ungkapnya lagi.

Semua sekolah bisa melaksanakannya, tapi intinya kalaupun, misalkan kami menginstruksikan sekolah belum siap kami tidak bisa memaksa karena, dipaksakan itu akan mengalami kesulitan. Tetapi kalau melihat sekarang cukup respon dari sekolah, bahkan rensponsave dan proaktif pada kegiatan ini.

Ia berharap, di tahun pelajaran 2026 - 2007, program ini bisa berjalan dengan baik secara berkala, dan tentunya itu juga harus ada kesiapan dari pihak sekolah untuk melaksanakan program tersebut.

Dalam kesempatan itu, ia menjelaskan, untuk peserta hari ini yang mengikuti atau hadir dalam kegiatan sosialisasi proses belajar mengajar sekolah hebat ini. "Ada sekitar 318 peserta yang diantaranya, pengawas dan kepala SMP," pungkasnya.

Pewarta: Agus Sopian
Penyunting: Alfen Hoesin
©tingkap.co 2025