Wagub DKI Rano Karno : Bukittinggi Layak Diperjuangkan Untuk Kota Berstatus Daerah Istimewa

Nasional - Minggu, 19 April 2026

260419175529-guber.jpg

Dok. Diskominfo Bukittinggi

Wagub DKI Rano Karno berfoto bersama dengan civitas akademika Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.

BUKITTINGGI, TINGKAP.CO - Sekretaris Daerah (Sekda) Bukittinggi, Rismal Hadi, menegaskan pemerintah daerah terus mengkonsolidasikan langkah strategis untuk mendorong Bukittinggi berstatus sebagai Daerah Khusus atau Daerah Istimewa.

"Konsolidasi langkah baik melalui penguatan branding maupun strategi kebijakan, guna mendorong terwujudnya status," papar Rismal.

Dukungan terhadap upaya status Daerah Khusus atau Daerah Istimewa juga datang dari Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, yang menilai Bukittinggi memiliki nilai historis dan emosional yang kuat dalam perjalanan bangsa.

Pernyataan disampaikan saat peresmian penggunaan nama Soekarno M. Noer sebagai salah satu gedung di Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, bertepatan dengan agenda wisuda, Rabu (15/04/2026)

Rektor UIN, Silfia Hanani, penamaan gedung merupakan bentuk penghormatan terhadap tokoh nasional sekaligus bagian dari komitmen kampus dalam mengangkat figur inspiratif lintas bidang.

Dalam orasi ilmiahnya, Rano Karno menegaskan, wisuda bukanlah akhir, melainkan awal pengabdian.

Gubernur DKI menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjawab persoalan bangsa, khususnya pengentasan kemiskinan.

"Negara ini tidak hanya membutuhkan orang pintar, tetapi juga pribadi yang memiliki hati bersih dan kepedulian terhadap sesama," ulas Rano.

Menurutnya, Bukittinggi bukan sekadar wilayah administratif, melainkan ruang lahirnya gagasan dan semangat perjuangan Indonesia, sehingga layak diperjuangkan untuk mendapatkan status khusus.

Pewarta: Syahyetti Syamra
Penyunting: Ghea Reformita
©tingkap.co 2026