Nenek Jumaria, Petani Maros Berangkat Haji dengan Biaya Nabung Dalam Ember
Humaniora - Jumat, 8 Mei 2026

Foto: Dok. MCH 2026
Nenek Jumaria, jemaah haji asal Maros berhasil menunaikan ibadah haji berkat kegigihannya menabung puluhan tahun hasil menjadi buruh tani di kampungnya.
BANDUNG, TINGKAP.CO - Kisah nenek Jumaria (80) jemaah haji asal Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan menjadi mendunia viral karena perjuangan kerasnya untuk dapat menunaikan ibadah haji dengan menabung selama puluhan tahun.
Semua keberhasilan dan ikhtiarnya membuat terharu, nenek gigih yang menabung dari hasil jerih payah sendiri menjadi buruh tani di Desa Kuru Samange, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Akhirnya dia dapat menunaikan rukun Islam kelima ke tanah suci.
Penunjukan Jumaria P Sire Said lantaran Kantor Wilayah Haji meminta jemaah di Kabupaten menjadi role model yang bagus untuk video Makkah Route.
Melansir Times Indonesia, terpilihnya Jumaria sebagai ikon tim Makkah Route didasari oleh catatan istitha'ah kesehatannya yang sempurna di usia yang sudah 80 tahun. "Itu Pak buktinya tidak merah dia (kartu kesehatannya), berarti dia sehat,” ungkapnya.
Selama 20 tahun, Jumaria menyisihkan upah bertaninya ke dalam ember di bawah tempat tidurnya demi "Sukses Ritual" haji. "Bawah kasur, jadi pergi, saya simpan mi di ember-ember,” ungkapnya.
Selama menyimpan uang, Jumaria tidak pernah mengambil uang tabungannya. “Ndak (diambil). Ambil saja anu, daun ubi, saya masak,” sebutnya.
Pewarta: Muhammad Hakim
Penyunting: Alfen Hoesin
©tingkap.co 2026
