Pemko Bukittinggi Benahi Pasar Banto Dan Optimalisasi Barang Milik Daerah
Daerah - Sabtu, 27 Juni 2026

Dok. Diskominfo Bukittinggi
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias melaksanakan kegiatan gotong royong bersama jajarannya di Pasar Banto.
BUKITTINGGI, TINGKAP.CO - Kesemrawutan Pasar Banto menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi.
Melihat kondisi tersebut, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias mengambil langkah-langkah dengan turun langsung ke lapangan. Wali Kota Ramlan Nurmatias, langsung melaksanakan gotong royong bersama jajarannya di lingkungan Pemko Bukittinggi.
Pemerintah Kota Bukittinggi dan mitra, dalam rangka pengamanan serta optimalisasi Barang Milik Daerah (BMD) berupa kawasan Gedung Pasar Banto. Kegiatan dilaksanakan di kawasan Gedung Pertokoan Pasar Banto, Kamis, 25 Juni 2026.
Gotong royong sebagai langkah awal pengamanan aset daerah setelah berakhirnya kerja sama pemerintah daerah dengan pihak ketiga. Dengan berakhirnya perjanjian , kawasan Gedung Pasar Banto kini sepenuhnya kembali menjadi aset Pemerintah Kota Bukittinggi yang harus dijaga, ditata dan dimanfaatkan secara optimal.
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, mengakui, pemerintah saat ini telah dilirik sejumlah penawaran dari investor untuk pengembangan kawasan Pasar Banto. Berbagai konsep telah diajukan, mulai dari pusat perbelanjaan hingga fasilitas hiburan.
"Namun sebelum proses pemanfaatan dilakukan, pemerintah perlu memastikan kondisi bangunan dalam keadaan baik dan siap digunakan kembali," paparnya .
Berdasarkan kondisi yang dilihat langsung di lapangan, bagian dalam gedung dari lantai satu hingga lantai empat memerlukan penataan dan pembersihan secara menyeluruh. Seluruh jajaran pemerintah daerah bersama mitra bergotong royong membersihkan kawasan Pasar Banto agar aset daerah dapat segera dimanfaatkan kembali.
"Aset Pasar Banto sudah kembali menjadi milik pemerintah, tentu harus kita rapikan terlebih dahulu. Kondisi di dalam gedung saat ini cukup memprihatinkan dan perlu dibersihkan secara menyeluruh. Ke depan, berharap kawasan ini dapat kembali hidup dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat Bukittinggi," ulasnya.
Pewarta: Syahyetti Syamra
Penyunting: Ghea R
©tingkap.co 2026
