Warga Mario Pulana Gotong Royong Bangun SPAL dari Ban Bekas, Dukung Pencapaian 5 Pilar STBM
Infrastruktur - Selasa, 14 Juli 2026

Foto: Bakti
Lurah Mario Pulana Bakti Setiawan dan warga Mario pulana
MAROS, TINGKAP.CO - Semangat gotong royong kembali ditunjukkan masyarakat Lingkungan Bontomarannu, Kelurahan Mario Pulana, Kecamatan Camba. Bersama UPTD Puskesmas Camba, Pemerintah Kelurahan Mario Pulana, Ketua RT, Ketua RW, dan warga setempat, mereka membangun Sistem Pembuangan Air Limbah (SPAL) rumah tangga dengan memanfaatkan ban bekas sebagai media resapan.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat, 10 Juli 2026 tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung implementasi Pilar ke-5 Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), yakni Pengelolaan Air Limbah Domestik yang Aman. Program ini bertujuan menciptakan lingkungan yang lebih sehat, bersih, dan bebas dari pencemaran akibat pembuangan limbah rumah tangga.
Dalam pelaksanaannya, Sanitarian UPTD Puskesmas Camba, Anwar Amir, memberikan pendampingan teknis kepada masyarakat, mulai dari proses penggalian lubang, pemasangan ban bekas sebagai bak resapan, pemasangan saluran pipa, hingga penyelesaian konstruksi SPAL.
Pemanfaatan ban bekas dipilih sebagai solusi sederhana yang ramah lingkungan dan ekonomis. Selain mudah diperoleh, ban bekas dinilai memiliki daya tahan yang baik sehingga efektif digunakan sebagai media resapan air limbah rumah tangga.
Keberhasilan kegiatan tersebut juga tidak lepas dari dukungan Pemerintah Kelurahan Mario Pulana bersama Ketua RT dan Ketua RW Lingkungan Bontomarannu yang aktif mengoordinasikan warga, memberikan edukasi, serta mendorong partisipasi masyarakat selama proses pembangunan berlangsung.
Sanitarian UPTD Puskesmas Camba, Anwar Amir, menegaskan bahwa pembangunan sarana sanitasi harus berjalan beriringan dengan perubahan perilaku masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
"Keberhasilan STBM merupakan hasil kerja sama seluruh elemen masyarakat. Dukungan pemerintah kelurahan, Ketua RT, Ketua RW, dan partisipasi aktif warga menjadi kunci dalam mewujudkan pengelolaan air limbah domestik yang aman dan berkelanjutan," ujarnya.
Masyarakat Lingkungan Bontomarannu menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka berharap pembangunan SPAL sederhana berbahan ban bekas ini dapat menjadi contoh bagi rumah tangga lainnya untuk menerapkan sistem pengelolaan air limbah yang baik demi menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Lurah Mario Pulana, Bakti Ben Setiawan, mengapresiasi kolaborasi seluruh pihak yang telah terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, semangat gotong royong menjadi modal utama dalam mewujudkan lingkungan yang sehat sekaligus mempercepat pencapaian lima pilar STBM di wilayah Kelurahan Mario Pulana.
Melalui sinergi antara UPTD Puskesmas Camba, Pemerintah Kelurahan Mario Pulana, Ketua RT dan RW, serta masyarakat, diharapkan semakin banyak keluarga yang memiliki sarana SPAL yang layak. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi pencemaran lingkungan, mencegah penyakit berbasis lingkungan, sekaligus mendukung percepatan terwujudnya sanitasi yang aman dan berkelanjutan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Camba.
Pewarta: Muhammad Hakim
Penyunting: Ghea R
©tingkap.co 2026
