Warga Sambut Gembira Pembangunan U-Ditch dan Paving di Kedung Tarukan IV Surabaya, Harap Genangan Tak Lagi Terjadi
Infrastruktur - Senin, 21 September 2026

Foto: Istimewa
Warga Jalan Kedung Tarukan Baru IV, Kelurahan Mojo, Kecamatan Gubeng, Surabaya, menyambut antusias pembangunan saluran drainase menggunakan U-Ditch dan pemasangan paving baru.
SURABAYA, TINGKAP.CO - Warga Jalan Kedung Tarukan Baru IV, Kelurahan Mojo, Kecamatan Gubeng, Surabaya, menyambut antusias pembangunan saluran drainase menggunakan U-Ditch dan pemasangan paving baru di wilayah mereka.
Pembangunan tersebut menjadi perhatian warga karena kawasan tersebut sebelumnya kerap mengalami genangan ketika hujan turun. Perbaikan drainase dan peninggian jalan diharapkan dapat memperlancar aliran air sekaligus mengurangi potensi genangan saat musim penghujan.
Ketua RT 07, Kadarisman, mengaku senang dengan adanya pembangunan tersebut. Menurutnya, kondisi jalan dan saluran air sebelumnya menjadi persoalan bagi warga, terutama ketika hujan dengan intensitas tinggi.
"Senang sekali kalau salurannya dibangun dan jalannya ditinggikan. Sebab dulu setiap hujan selalu banjir. Apalagi rumah dari ujung barat sampai ujung timur selalu ada genangan setelah hujan," ujar Kadarisman.
Ia juga menyampaikan bahwa warga menyambut baik proses pembangunan yang sedang berlangsung. Menurutnya, pekerjaan di lapangan dilakukan dengan pengukuran dan pemasangan benang untuk memastikan posisi U-Ditch tetap lurus dan rapi.
"Kerjanya cepat dan bagus. Semuanya diukur, pakai benang agar lurus dan rapi," tegasnya.
Warga Berharap Genangan Tak Lagi Terjadi
Kadarisman berharap setelah pembangunan saluran drainase dan paving selesai, persoalan genangan yang selama ini dirasakan warga dapat berkurang.
"Kami berharap setelah adanya perbaikan saluran Jalan Kedung Tarukan Baru IV ini terbebas dari banjir," harapnya.
Ia juga menilai pekerjaan pembangunan tersebut telah dilakukan sesuai tahapan teknis yang diketahuinya. Sebelum U-Ditch dipasang, bagian bawah saluran terlebih dahulu diberikan material sertu agar konstruksi lebih kuat dan pemasangan dapat dilakukan secara presisi.
"Tidak ada masalah, proyeknya sudah benar. Sebelum pasang U-Ditch, di bawahnya diberikan sertu sehingga kuat dan presisi. Pemasangan U-Ditch juga menggunakan benang agar lurus dan terukur," paparnya.
Menurut Kadarisman, warga juga ikut memperhatikan proses pekerjaan di lapangan apabila terdapat bagian yang perlu diperbaiki atau dibenahi.
Kontraktor: Pekerjaan Dilaksanakan Sesuai Spesifikasi.
Sementara itu, kontraktor pelaksana, Agus, mengatakan pekerjaan yang dipercayakan kepadanya merupakan amanah yang harus dilaksanakan sesuai ketentuan teknis.
"Semua pekerjaan yang diberikan dari Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) maupun dari swasta, kami kerjakan sesuai spesifikasi teknis. Ini adalah amanah," katanya saat ditemui TINGKAP.CO di lokasi proyek.
Agus menjelaskan, pemasangan U-Ditch dilakukan dengan memperhatikan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan dalam dokumen pekerjaan.
Untuk pemasangan U-Ditch menggunakan urugan tanah kembali. Ditimbun pada rongga di sela-sela bekas galian. Itu sesuai dengan bunyi RAB perencana, jelasnya.
Ia juga menyebut pelaksanaan pekerjaan harus mengikuti ketentuan yang berlaku, termasuk mekanisme kontrak yang diterapkan Pemerintah Kota Surabaya pada tahun 2026.
DSDABM: Penyedia Dipilih Sesuai Persyaratan
Di tempat terpisah, Kabid DSDABM Dedy Purwito, ST, menyampaikan bahwa pihaknya memilih penyedia yang dinilai memenuhi persyaratan administrasi, legalitas, dan kualifikasi sesuai ketentuan yang berlaku.
"Kami memilih penyedia tidak sembarangan dan profesional. Karena proyek ini menggunakan uang rakyat," ujarnya.
Menurut Dedy, komunikasi dan koordinasi dengan masyarakat menjadi salah satu hal yang perlu dilakukan sebelum pekerjaan dimulai.
"Koordinasi dengan warga lebih diutamakan sebelum pekerjaan dilangsungkan. Karena warga adalah pemilik wilayah ini," pungkasnya.
Camat Gubeng: Pekerjaan Mengacu Jadwal dan Spesifikasi
Sementara itu, Camat Gubeng Anita Hapsari Oktorina menanggapi adanya pemberitaan mengenai kondisi pekerjaan di wilayah Kelurahan Mojo.
Ia meminta masyarakat yang ingin memperoleh informasi lebih lanjut dapat berkomunikasi dengan penyedia maupun ketua RT/RW setempat.
"Silakan berkomunikasi dengan penyedia atau ketua RT/RW setempat. Pada dasarnya semua pekerjaan sesuai jadwal dan spesifikasi, juga sudah ada SPK (Surat Perintah Kerja)," kata Anita.
Ia menambahkan, penyedia yang mengerjakan proyek tersebut sebelumnya juga telah memiliki pengalaman pekerjaan di tahun-tahun sebelumnya dan mendapatkan rekomendasi dari Pemerintah Kota Surabaya, khususnya Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga.
Dengan pembangunan saluran U-Ditch dan paving tersebut, warga berharap kawasan Jalan Kedung Tarukan Baru IV semakin tertata dan persoalan genangan yang selama ini muncul saat hujan dapat diminimalkan.
Pewarta: Nanang Sigit Wibowo
Penyunting: Alfen Hoesin
©tingkap.co 2026
