Pemulihan Aceh Timur Dikebut, Satgas PRR Tinjau Langsung Lokasi Terdampak Bencana

Bencana - Selasa, 22 September 2026

260923161951-pemul.jpg

@tingkap/Zainal Abidin

Tim Satgas PRR Pascabencana meninjau sejumlah fasilitas yang terdampak bencana di Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur, Selasa (22/9/2026).

ACEH TIMUR, TINGKAP.CO - Tim Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana meninjau sejumlah fasilitas yang terdampak bencana di Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur, Selasa (22/9/2026).

Kunjungan tersebut dipimpin Kepala Koordinator Wilayah Aceh II Posko Nasional Satgas PRR Pascabencana, Brigjen TNI (Mar) Dr. Guslin Kamase, S.H., M.H., M.M., didampingi Wakatim Satgas PRR Kombes Pol Roy Huwae, S.I.K., serta sejumlah pejabat terkait.

Dalam kunjungan tersebut, tim melihat langsung kondisi sejumlah fasilitas yang terdampak bencana. Lokasi yang ditinjau antara lain Kantor Camat Serbajadi, Puskesmas Serbajadi, Jembatan Bailey Lokop, SD Negeri 1 Lokop, serta hunian sementara (huntara) di Gampong Ujung Karang dan Gampong Umah Sunti.

Peninjauan dilakukan untuk mengetahui secara langsung tingkat kerusakan sekaligus mengevaluasi perkembangan penanganan pascabencana, khususnya terkait pemulihan infrastruktur dan kebutuhan masyarakat terdampak.

Brigjen TNI (Mar) Guslin Kamase mengatakan monitoring dan evaluasi perlu dilakukan secara berkala agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan terarah serta benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.

"Monitoring dan evaluasi bukan hanya untuk melihat sejauh mana pembangunan berjalan, tetapi juga memastikan setiap kebutuhan masyarakat terdampak benar-benar teridentifikasi dan ditangani secara tepat sasaran," ujar Guslin.

Menurut Guslin, percepatan pemulihan pascabencana tidak hanya menyangkut pembangunan hunian tetap. Pemulihan juga harus mencakup perbaikan infrastruktur, fasilitas umum dan fasilitas sosial, serta pemulihan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat terdampak.

Ia juga meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Timur memberikan perhatian khusus terhadap normalisasi sungai dan saluran air. Selain itu, pemulihan fasilitas kesehatan, termasuk puskesmas yang terdampak banjir, dinilai perlu menjadi perhatian dalam proses rehabilitasi.

Guslin menegaskan, ketersediaan data dan informasi yang akurat menjadi salah satu faktor penting dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi.

Pemkab Aceh Timur sangat memperhatikan perbaikan saluran air (@tingkap/Zainal Abidin)

"Dengan koordinasi yang baik, penanganan dapat dilakukan berdasarkan kebutuhan riil di lapangan sehingga bantuan dan pembangunan dapat lebih tepat sasaran," terangnya.

Sementara itu, Plt. Kepala BPBD Kabupaten Aceh Timur, Syahrizal Fauzi, S.S.T.P., M.A.P., yang turut mendampingi rombongan Satgas PRR, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat dan seluruh pihak yang terus memberikan perhatian serta dukungan dalam penanganan pascabencana di Aceh Timur.

Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait dapat terus diperkuat sehingga proses pemulihan pascabencana di Aceh Timur berjalan optimal dan kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera ditangani.

Pewarta: Zainal Abidin
Penyunting: Dewi Apriatin
©tingkap.co 2026