Di Bukittinggi, Dubes Palestina Ungkap Rasa Haru atas Dukungan Masyarakat Indonesia
Humaniora - Minggu, 4 Oktober 2026

Dok. Diskominfo Bukittinggi
Duta Besar Palestina untuk Republik Indonesia, H.E. Dr. Abdalfattah Ahmed Khalil Al-Sattari (tengah), hadir dalam kegiatan Tabligh Akbar di Masjid Jami Aur Kuning, Sabtu (3/10/2026).
BUKITTINGGI, TINGKAP.CO - Suasana penuh persaudaraan dan solidaritas untuk Palestina terasa di Kota Bukittinggi. Duta Besar Palestina untuk Republik Indonesia, H.E. Dr. Abdalfattah Ahmed Khalil Al-Sattari, hadir dalam kegiatan Tabligh Akbar di Masjid Jami Aur Kuning, Sabtu (3/10/2026).
Kehadiran Dubes Palestina bersama Bang Onim dan rombongan menjadi momentum penting untuk memperkuat solidaritas masyarakat Bukittinggi terhadap rakyat Palestina, khususnya dalam semangat kemanusiaan.
Kegiatan tersebut digelar atas kolaborasi Pemerintah Kota Bukittinggi bersama Qupro Indonesia dan Aliansi Kemanusiaan Indonesia.
Wakil Wali Kota Bukittinggi Ibnu Asis mengatakan, kehadiran Dubes Palestina di Bukittinggi memiliki makna penting bagi masyarakat.
Menurutnya, kepedulian terhadap Palestina sejalan dengan nilai yang hidup dalam masyarakat Minangkabau, yakni Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.
Tema Bukittinggi Bersama Palestina untuk Kemanusiaan bukan sekadar tema, tetapi menggambarkan kepedulian masyarakat Bukittinggi terhadap kemanusiaan. "Melalui Tabligh Akbar, kita menyatukan doa dan ikhtiar untuk saudara-saudara kita di Palestina," ujar Ibnu Asis.
Ia berharap kegiatan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk mendorong terwujudnya kedamaian, keadilan, serta kemerdekaan bagi rakyat Palestina.
Indonesia dan Palestina Punya Ikatan Persaudaraan
Ibnu Asis menambahkan, hubungan Indonesia dan Palestina telah memiliki sejarah persaudaraan yang kuat.
Karena itu, kepedulian terhadap rakyat Palestina perlu terus dijaga melalui doa, solidaritas, dan aksi-aksi kemanusiaan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Tabligh Akbar tersebut.
"Semoga kebersamaan dan kepedulian ini terus terjaga dan menjadi energi positif untuk kemanusiaan," katanya.
Dubes Palestina: Saya Tidak Merasa sebagai Orang Asing
Sementara itu, Dubes Palestina untuk Indonesia H.E. Dr. Abdalfattah Ahmed Khalil Al-Sattari mengaku bersyukur dapat hadir di Kota Bukittinggi dan bertemu langsung dengan masyarakat.
Ia mengapresiasi sambutan Pemerintah Kota Bukittinggi dan masyarakat yang dinilainya begitu hangat.
Dubes Al-Sattari juga menyebut Bukittinggi sebagai kota yang indah sekaligus memiliki sejarah penting dalam perjalanan bangsa Indonesia.
Yang menarik, ia mengungkapkan kedekatan emosionalnya dengan masyarakat Indonesia.
"Saya tidak pernah merasa sebagai orang asing di Indonesia. Saya merasa berada di negeri sendiri dan di tengah masyarakat sendiri," ungkapnya.
Menurutnya, dukungan masyarakat Indonesia terhadap Palestina membuat rakyat Palestina merasa tidak sendirian dalam menghadapi berbagai persoalan kemanusiaan.
"Ketika bertemu dengan masyarakat Indonesia, saya merasa tidak sendirian. Terima kasih kepada Pemerintah Kota Bukittinggi dan seluruh masyarakat atas sambutan, kepedulian, serta dukungan yang diberikan kepada Palestina," ujarnya.
Tabligh Akbar tersebut pun menjadi ruang pertemuan dua semangat persaudaraan Indonesia dan Palestina yang bertemu dalam satu pesan utama: kepedulian terhadap kemanusiaan dan harapan akan perdamaian.
Pewarta: Syahyetti Syamra
Penyunting: Dewi Apriatin
©tingkap.co 2026
