3.800 Pelari Serbu Minang Geopark Run 2026, Jelajahi Keindahan Ngarai Sianok

Olahraga - Minggu, 1 November 2026

261101060852-3800-.jpg

@tingkap/Syahyetti Syamra

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, mengatakan Minang Geopark Run memberikan dampak positif bagi pengembangan pariwisata dan mendorong perputaran ekonomi masyarakat.

BUKITTINGGI, TINGKAP.CO - Kota Bukittinggi kembali menjadi pusat perhatian para pencinta olahraga lari. Sebanyak 3.800 peserta dari berbagai daerah di Indonesia ambil bagian dalam ajang Minang Geopark Run (MGR) 2026 yang digelar Minggu (1/11/2026).

Memasuki penyelenggaraan tahun kesembilan, Minang Geopark Run tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi sarana mempromosikan pariwisata, kekayaan geologi, budaya, serta keindahan alam Kota Bukittinggi dan sekitarnya.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, mengatakan kegiatan tersebut memberikan dampak positif bagi pengembangan pariwisata sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat.

"Olahraga ini sekaligus menunjang sektor pariwisata dan memberikan dampak bagi masyarakat luas," ujar Ramlan, didampingi Sekretaris Daerah Rismal Hadi dan panitia Minang Geopark Run, Sabtu (31/10/2026), di Lantai IV Pasar Atas Bukittinggi.

Menurut Ramlan, Minang Geopark Run 2026 merupakan seri kedua Geopark Run. Kegiatan ini diharapkan semakin memperkenalkan potensi Geopark Ngarai Sianok kepada masyarakat luas, termasuk wisatawan dari berbagai daerah.

Ia menjelaskan, Minang Geopark Run bukan sekadar perlombaan untuk menguji kemampuan fisik peserta. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi strategi promosi wisata alam dan kekayaan geologi Sumatera Barat melalui olahraga.

Sementara itu, menjawab pertanyaan TINGKAP.CO, panitia memastikan seluruh peserta mendapatkan perlindungan asuransi selama mengikuti kegiatan.
Panitia juga menyiapkan sembilan unit ambulans untuk mengantisipasi kondisi darurat dan memberikan pelayanan medis apabila peserta mengalami cedera selama perlombaan.

Adapun perlindungan asuransi untuk risiko kematian dan cacat akibat kecelakaan dalam kegiatan tersebut diberikan dengan nilai pertanggungan sebesar Rp30 juta.

Panitia teknis, Ihsan Ramadhan Putra, menjelaskan Minang Geopark Run 2026 mempertandingkan tiga kategori, yakni 5 kilometer (5K), 10 kilometer (10K) Umum, dan 21 kilometer (21K) Umum.

Para peserta akan melewati sejumlah kawasan ikonik yang menjadi daya tarik wisata Bukittinggi dan sekitarnya, di antaranya Janjang Koto Gadang, Puncak Taruko, dan Janjang Saribu.

Rute tersebut menawarkan pengalaman berbeda bagi para pelari. Selain menghadapi tantangan olahraga, peserta juga dapat menikmati panorama alam, lanskap perbukitan, serta keindahan kawasan geowisata Sumatera Barat.

Melalui Minang Geopark Run 2026, Pemerintah Kota Bukittinggi berharap olahraga dan pariwisata dapat berjalan beriringan, sekaligus memperkuat posisi Bukittinggi sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Sumatera Barat.

Pewarta: Syahyetti Syamra
Penyunting: Alfen Hoesin
©tingkap.co 2026