Ditolak Rumah Sakit atau Terkendala Layanan? Dedi Mulyadi Siapkan Fitur Pengaduan untuk 86 RS

Kesehatan - Selasa, 3 November 2026

261104070858-ditol.png

Foto: Ilustrasi AI

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengaku menerima laporan dan keluhan dari masyarakat terkait layanan kesehatan.

BANDUNG, TINGKAP.CO - Masyarakat Jawa Barat kini memiliki saluran khusus untuk menyampaikan keluhan terkait pelayanan rumah sakit. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat menghadirkan fitur Jabar Merawat dalam aplikasi Sapawarga.

Melalui fitur tersebut, warga dapat melaporkan berbagai kendala pelayanan kesehatan, termasuk ketika mengalami kesulitan mendapatkan perawatan hingga penolakan dari rumah sakit yang telah bekerja sama dengan Pemprov Jabar.

Tercatat sebanyak 86 rumah sakit di Jawa Barat dan Jakarta telah menjalin kerja sama dengan Pemprov Jabar. Rumah sakit tersebut melayani pasien dengan penyakit yang biaya pengobatannya ditanggung maupun tidak ditanggung BPJS Kesehatan.
Kerja sama dengan puluhan rumah sakit tersebut telah ditandatangani pada Oktober 2026.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengakui, dalam pelaksanaannya masih ditemukan sejumlah kendala pelayanan di rumah sakit mitra Pemprov Jabar. Bahkan, ia mengaku telah menerima berbagai laporan dan keluhan masyarakat terkait persoalan tersebut.

Untuk mempermudah warga menyampaikan pengaduan, Pemprov Jabar kemudian menyediakan fitur Jabar Merawat yang dapat diakses melalui aplikasi Sapawarga.

"Apabila menghadapi masalah saat akan dirawat atau sedang dirawat, warga bisa mencari tempat mengadu masalah, maka kami siapkan aplikasi Jabar Merawat di aplikasi Sapawarga," ujar Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM, Selasa (3/11/2026).

Melalui fitur ini, masyarakat dapat melaporkan hambatan pelayanan yang dialami di 86 rumah sakit mitra, termasuk apabila mengalami penolakan saat membutuhkan perawatan.

Warga cukup mengisi data diri berupa nama, alamat domisili, serta menjelaskan keluhan atau persoalan pelayanan rumah sakit yang dialami.

Kehadiran Jabar Merawat menjadi salah satu upaya Pemprov Jabar untuk memperluas akses pengaduan sekaligus mempermudah masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan.

Dengan adanya fitur tersebut, warga Jawa Barat yang membutuhkan layanan kesehatan di rumah sakit mitra, baik di wilayah Jabar maupun Jakarta, memiliki saluran untuk menyampaikan persoalan yang dihadapi.

DAFTAR 86 RUMAH SAKIT MITRA PEMPROV JABAR

Berikut daftar rumah sakit yang telah bekerja sama dengan Pemprov Jawa Barat:

A. Rumah Sakit Pusat dan Swasta

1. Rumah Sakit Umum Pusat dr. Hasan Sadikin Bandung.
2. Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo.
3. Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita.
4. Rumah Sakit Anak dan Bunda Harapan Kita.
5. Rumah Sakit Kanker Dharmais.
6. Rumah Sakit Mata Cicendo.
7. Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso.
8. Rumah Sakit Jiwa Dr. H. Marzoeki Mahdi.
9. Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto.
10. RS Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo.
11. RS Paru Dr. H. A. Rotinsulu.
12. Santosa Hospital Bandung Central.
13. Santosa Hospital Bandung Kopo.
14. Rumah Sakit Khusus Ginjal Ny. R.A. Habibie.

B. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)

15. RS Umum Daerah Majalaya.
16. RS Umum Daerah Welas Asih Provinsi Jawa Barat.
17. RS Umum Daerah Oto Iskandar Di Nata.
18. RS Umum Daerah Cicalengka.
19. RS Umum Daerah Kesehatan Kerja.
20. RS Umum Daerah Bedas Cimaung.
21. RS Umum Daerah Bedas Kertasari.
22. RS Umum Daerah Bedas Tegalluar.
23. RS Umum Daerah Bedas Arjasari.
24. RS Umum Daerah Bedas Pacira.
25. RS Umum Daerah Cililin.
26. RS Umum Daerah Lembang.
27. RS Umum Daerah Cikalongwetan.
28. RS Jiwa Provinsi Jawa Barat.
29. RS Umum Daerah Kabupaten Bekasi.
30. RS Umum Daerah Cabangbungin.
31. RS Umum Daerah Bakti Pajajaran.
32. RS Umum Daerah Idham Chalid.
33. RS Umum Daerah R. Moh. Noh Nur.
34.RS Umum Daerah RH. Satibi.
35. RS Umum Daerah Kabupaten Ciamis.
36. RS Umum Daerah Kawali.
37. RS Umum Daerah Sayang.
38. RS Umum Daerah Cimacan.
39. RS Umum Daerah Pagelaran.
40. RS Umum Daerah Sindangbarang.
41. RS Umum Daerah Waled.
42. RS Daerah Sidawangi.
43. RS Umum Daerah Arjawinangun.
44. RS Umum Daerah dr. Slamet Garut.
45. RS Umum Daerah Pameungpeuk Provinsi Jawa Barat.
46. RS Umum Daerah Malangbong.
47. RS Umum Daerah Indramayu.
48. RS Umum Daerah M. A. Sentot Patrol.
49. RS Umum Daerah Mursid Ibnu Syafiuddin.
50. RS Umum Daerah Karawang.
51. RS Umum Daerah Jatisari Kabupaten Karawang.
52. RS Umum Daerah Rengasdengklok.
53. RS Umum Daerah Bandung Kiwari.
54. RS Umum Daerah Kota Bandung.
55. RS Khusus Gigi dan Mulut Kota Bandung.
56. RS Umum Daerah Banjar.
57. RS Umum Daerah Asih Husada Langensari.
58. RS Umum Daerah dr. Chasbullah Abdulmadjid.
59. RS Umum Daerah Jatisampurna.
60. RS Umum Daerah Pondokgede.
61. RS Umum Daerah Bantar Gebang.
62. RS Umum Daerah Teluk Pucung.
63. RS Umum Daerah Kota Bogor.
64. RS Umum Daerah Cibabat.
65. RS Daerah Gunung Jati.
66. RS Umum Daerah Khidmat Sehat Afiat Kota Depok.
67. RS Umum Daerah Anugerah Sehat Afiat.
68. RS Umum Daerah R. Syamsudin, SH.
69. RS Umum Daerah Al-Mulk.
70. RS Umum Daerah dr. Soekardjo.
71. RS Umum Daerah Dewi Sartika.
72. RS Umum Daerah 45 Kuningan.
73. RS Umum Daerah Linggajati Kuningan.
73. RS Umum Daerah Majalengka.
75. RS Umum Daerah Cideres.
76. RS Umum Daerah Talaga.
77. RS Umum Daerah Pandega Pangandaran.
78. RS Umum Daerah Bayu Asih.
79.. RS Umum Daerah Subang.
80. RS Umum Daerah Sekarwangi.
81. RS Umum Daerah Palabuhanratu.
82. RS Umum Daerah Jampang Kulon.
83. RS Umum Daerah Sagaranten.
84. RS Umum Daerah Umar Wirahadikusumah.
85. RS Umum Daerah KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya.
86. RSUD Tani dan Nelayan Tasikmalaya.

Pewarta: Imas Masriyah
Penyunting: Dewi Apriatin
©tingkap.co 2026