Gelar Seleksi Terbuka Pra Porprov XVIII, ASKAB Jaring 35 Pemain Terbaik

Olahraga - Senin, 7 April 2025

250407135253-gelar.jpg

istimewa

Para atelit yang di seleksi oleh ASKAB PSSI Maros

MAROS, TINGKAP.CO - Dalam rangka menghadapi ajang Pra Pekan Olahraga Provinsi (Pra Porprov) XVIII Sulawesi Selatan yang akan berlangsung pada Juli 2026 di Kabupaten Takalar, Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Maros menggelar seleksi terbuka bagi seluruh masyarakat Kabupaten Maros pada Sabtu-Minggu, 56 April 2026, bertempat di Stadion Merdeka Kassi Kebo Maros.

Seleksi yang berlangsung selama dua hari ini berhasil menjaring total 71 peserta dari 14 kecamatan se-Kabupaten Maros. Pada hari pertama, 5 April, sebanyak 53 pemain mengikuti seleksi, dan di hari kedua, 6 April, bertambah 18 pemain.

"Peserta seleksi wajib memenuhi persyaratan administratif, yakni kelahiran maksimal 1 Januari 2006, serta membawa KK, KTP, dan akta kelahiran. Semua peserta telah memenuhi persyaratan tersebut," jelas Ketua Umum Askab PSSI Maros, Yusdal Yusuf.

Pada hari kedua seleksi, 35 pemain terbaik terpilih setelah melewati tahapan uji tanding dengan durasi 1x25 menit. Penilaian dilakukan langsung oleh Head Coach Arfan Baba (mantan pemain PSM Makassar), didampingi Asisten Pelatih A. Muh. Akbar dan pelatih kiper Coach Papon.

"Alhamdulillah, dari total peserta, kami telah memilih 35 pemain yang mulai hari ini, 7 April 2026, akan menjalani pemusatan latihan di Stadion Merdeka Kassi Kebo sebagai persiapan menuju Pra Porprov XVIII," ungkap Yusdal.

Yusdal juga menambahkan bahwa Maros tergabung dalam grup bersama Kabupaten Pangkep, Takalar, dan Kota Makassar. Meski persaingan dipastikan ketat, dirinya tetap optimis.

"Kami menargetkan bisa meraih posisi runner-up, bahkan kami akan berjuang untuk menjadi juara grup. Untuk peserta yang belum lolos, Insya Allah akan kami beri kesempatan kembali melalui seleksi Piala Soeratin yang akan datang," tambahnya.

Seleksi ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Maros, Bapak Moetazim Mansyur, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya objektivitas dalam pemilihan pemain.

"Kita tidak boleh melihat siapa orang tuanya. Seleksi harus berdasarkan skill dan potensi. Saya percaya Askab PSSI Maros akan bekerja secara profesional dan selektif demi menghasilkan tim terbaik untuk Maros," tegas Wakil Bupati.

Ia juga menyampaikan komitmen penuh dari Pemerintah Kabupaten Maros dan KONI Maros dalam mendukung pengembangan olahraga, khususnya sepak bola. Pemerintah berencana untuk melakukan pembenahan terhadap Stadion Merdeka sebagai bentuk dukungan terhadap para atlet muda daerah.

Menutup kegiatan, Yusdal Yusuf menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya seleksi, termasuk Pemerintah Kabupaten Maros, KONI, orang tua peserta, serta masyarakat.

"Mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat, pihak swasta, serta keluarga pemain. Semoga langkah ini menjadi awal menuju kejayaan sepak bola Maros. Dengan semangat PSSI Maros: Juara, Juara, Juara," tutupnya.

 

 

Pewarta: Hakim / Harjan
Penyunting: Ghea R
©tingkap.co 2025