Dukung Pencegahan Stunting, KKN-PK Mahasiswa Unhas Edukasi Keamanan Protein Hewani untuk MPASI di Sidrap
Pendidikan - Minggu, 26 Juli 2026

@tingkap/Andi Harjan
KKN Mahasiswa Unhas foto bersama warga
SIDRAP, TINGKAP.CO - Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar edukasi bertajuk MPASI Sehat Dimulai dari Protein Hewani: Edukasi Veteriner tentang Pemilihan dan Penyimpanan Pangan Asal Hewan untuk Pencegahan Stunting di Posyandu Asri, Kelurahan Rijang Pittu, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang, Selasa (14/7/2026).
Kegiatan ini menyasar ibu hamil dan ibu yang memiliki anak bawah dua tahun (baduta) sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya keamanan pangan asal hewan dalam penyediaan Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) yang aman dan bergizi.
Program tersebut turut didampingi Bidan Puskesmas Pembantu Kelurahan Rijang Pittu. Edukasi diberikan karena masih diperlukan peningkatan pengetahuan masyarakat terkait cara memilih dan menyimpan bahan pangan asal hewan secara benar agar kualitas gizinya tetap terjaga.
KKN mahasiswa dari Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Program Studi Kedokteran Hewan, Anggriani Prasiwi, menjelaskan bahwa protein hewani merupakan salah satu sumber gizi penting dalam mendukung tumbuh kembang anak. Namun, jika tidak ditangani dengan baik, bahan pangan asal hewan dapat mengalami penurunan mutu bahkan berpotensi membahayakan kesehatan.
"Melalui edukasi ini kami ingin meningkatkan pemahaman masyarakat bahwa protein hewani bukan hanya harus bergizi, tetapi juga aman dikonsumsi. Cara memilih bahan yang segar dan teknik penyimpanan yang benar menjadi langkah penting untuk menjaga kualitas MPASI sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting," tegas Anggriani.
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan pre-test untuk mengukur tingkat pengetahuan peserta sebelum penyuluhan. Selanjutnya, mahasiswa menyampaikan materi mengenai pentingnya protein hewani bagi pertumbuhan anak, cara memilih bahan pangan asal hewan yang segar, teknik penyimpanan yang tepat, hingga diskusi interaktif dan sesi tanya jawab.
Sebagai evaluasi, peserta kembali mengikuti post-test guna mengetahui peningkatan pemahaman setelah menerima materi edukasi.
Bidan Puskesmas Pembantu Kelurahan Rijang Pittu yang mendampingi kegiatan tersebut mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin.
"Materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya ibu hamil dan ibu yang memiliki baduta.
Kami berharap edukasi seperti ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa keamanan pangan asal hewan sama pentingnya dengan pemenuhan gizi dalam mendukung pencegahan stunting," ujarnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin berharap masyarakat dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, penyediaan MPASI yang aman, bergizi, dan berkualitas dapat menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Sidenreng Rappang.
Pewarta: Hakim / Harjan
Penyunting: Ghea R
©tingkap.co 2026
