TPK Cibaliung Serap 60 Tenaga Kerja Lokal, Stok Kayu Jati dan Mahoni Capai 11.000 Meter Kubik
Daerah - Kamis, 5 November 2026

@tingkap/Sofyandri Triyadi R
Kepala TPK Cibaliung, Oman, mengatakan pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat maupun perusahaan yang berminat membeli kayu produksi Perhutani.
PANDEGLANG, TINGKAP.CO - Keberadaan Tempat Penimbunan Kayu (TPK) Cibaliung, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banten, tidak hanya menjadi pusat pemasaran hasil hutan Perum Perhutani, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat di wilayah sekitarnya.
Melalui berbagai aktivitas operasional, TPK Cibaliung tercatat memberdayakan sekitar 60 tenaga kerja lokal. Mereka dilibatkan dalam sejumlah kegiatan, mulai dari pengaplingan hingga pemuatan kayu.
Selain menyerap tenaga kerja, TPK Cibaliung juga membuka peluang usaha bagi masyarakat dengan melibatkan armada angkutan milik warga dan pengusaha lokal dalam kegiatan distribusi kayu.
Kepala TPK Cibaliung, Oman, mengatakan pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat maupun perusahaan yang berminat membeli kayu produksi Perhutani.
Menurut Oman, pembelian kayu Perhutani dapat dilakukan melalui mekanisme kontrak secara langsung maupun pembelian eceran (retail) secara daring melalui layanan Toko Perhutani yang dapat diakses melalui website resmi.
"Silakan bagi masyarakat yang berminat membeli kayu Perhutani, baik perorangan maupun perusahaan, kami siap melayani dengan sepenuh hati. Pembelian bisa dilakukan secara langsung maupun online melalui Toko Perhutani. Harganya bervariasi dan tersedia juga harga diskon," ujar Oman.
Ia menjelaskan, saat ini TPK Cibaliung memiliki persediaan kayu jati dan mahoni dalam berbagai ukuran yang siap dipasarkan kepada konsumen.
"Untuk stok yang tersedia, kurang lebih ada 8.000 meter kubik kayu jati dan sekitar 3.000 meter kubik kayu mahoni dengan berbagai ukuran. Seluruhnya siap untuk dipasarkan," tambahnya.
Dengan total persediaan sekitar 11.000 meter kubik, TPK Cibaliung berpotensi menjadi salah satu pusat pemenuhan kebutuhan kayu Perhutani bagi masyarakat dan pelaku usaha.
Keberadaan TPK ini juga diharapkan semakin memperluas akses pasar hasil hutan, sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat melalui penyerapan tenaga kerja, keterlibatan jasa transportasi, serta pemberdayaan pengusaha lokal.
Dengan demikian, aktivitas pemasaran kayu Perhutani di TPK Cibaliung tidak hanya berorientasi pada perdagangan hasil hutan, tetapi juga turut memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Pewarta: Sofyandri Triyadi R
Penyunting: Alfen Hoesin
©tingkap.co 2026
