Duka Cita

Penyanyi Bersuara Bariton Itu Berpulang, Selamat Jalan Kang Acil

250902122549-penya.jpg

Foto: Instagram

Almarhum Acil Bimbo (pakai kopiah) dan cucu-cucunya

BANDUNG, TINGKAP.CO - Berita duka cita datang dari kota Bandung, Senin (1/9/2025). Dunia musik dan hiburan Tanah Air tersentak dengan beredarnya kabar musisi legendaris, Darmawan Kusumawardhana Hardjakusumah atau yang lebih akrab disapa Kang Acil, berpulang ke haribaan Ilahi.

Malam itu, melalui postingan di Instagram, cucu penyanyi bersuara bariton itu, menyebarkan kabar duka itu.

"Innalillahi wa inna ilaihi Raji'un, (telah meninggal dunia) Darmawan Kusumawardhana Hardjakusumah pada Senin, 1 September 2025 pukul 22.13," tulis Adhisty Zara dalam unggahannya.

Dalam pesan pilu tersebut, cucu Acil yang juga berkiprah sebagai artis dan berusia 22 tahun itu juga menyampaikan permohonan tulus kepada publik untuk mendoakan dan memaafkan mendiang kakeknya.

"Mohon dibukakan pintu maaf untuk almarhum," ucap mantan personel JKT48 tersebut.

Ucapan belasungkawqa dari warga net pun beruntun menyampaikan duka cita. Aktor Ringgo Agus Rahman, yang pernah beradu akting dengan Zara, turut menyampaikan duka citanya.

Dengan memanggil nama karakter Zara di film Keluarga Cemara, Ringgo memberikan dukungan moril kepada sang aktris.

"Euis, aku ikut berbelasungkawa ya. Semoga beliau ditempatkan di sisi terbaik," tulis Ringgo Agus Rahman di kolom komentar.

Almarhum Kang Acil dimakamkan di makam keluarga di Cipageran, Cimahi Utara (Foto: Hasan SOS)

Acil Bimbo, berpulang ke Rahmatullah dalam usia 82 tahun di Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung. Beberapa bulan terakhi almarhum sakit dan terbaring di tempat tidur.

Acil Bimbo dikenal sebagai pilar bagi grup musik Bimbo yang telah memberi kontribusi besar dalam dunia musik Indonesia lewat karya-karya balada, kritik sosial, dan religi yang mendalam. 

Bersama Kakaknya Syamsudin, dan adiknya Jaka, Bimbo menorehkan karya-karya musik yang tak tergerus waktu. Setiap bulan Ramadan tiba, lagu-lagu religi Bimbo akrab ditelinga kita. Lagu Sajadah Panjang, Tuhan, atau Rindu Rasul.

Kendati semuanya menyelesaikan studinya diperguruan tinggi, semua putra wartawan senior Raden Hardjakusumah itu memilih tidak bekerja sesuai dengan latar belakang pendidikannya. 

Syamsudin menyelesaikan studinya hingga sarjana di Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Teknologi Bandung. Sedang Almarhum Acil alumni Fakultas Hukum Unpad, dan adiknya Jaka juga jebolan Unpad dari Fakultas Ekonomi.

Dalam satu kesempatan, kepada TINGKAP.CO almarhum Kang Acil mengaku mengapa semua personil Bimbo tidak bekerja menggunakan gelar sarjananya, hanya karena ingin bebas dan leluasa.

 “Bekerja secara formal itu terikat, kalau seniman kan agak bebaslah banyak waktu tanpa beban pekerjaan,” aku almarhum di sela-sela sebuah acara di PT. Bio Farma, Bandung, beberapa tahun silam. Almarhum dimakamkan di makam keluarga Hardjakusumah di kawasan Cipageran, Cimahi Utara, Selasa (2/9/2025). Selamat jalan Kang Acil.

Pewarta: Alfen Hoesin
Penyunting: Alfen Hoesin
Pengunjung: 255
©2025 tingkap.co

Komentar