PGRI

Kongres PGRI Maros, Bahas Transformasi Pendidikan Menuju Indonesia Emas 2045

250204194957-kongr.jpg

istimewa

Bupati Maros Chaidir Syam Bersama Pengurus PGRI Maros.

MAROS, TINGKAP.CO - Kongres Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Maros resmi dibuka oleh Bupati Maros, As Chaidir Syam, pada Senin (4/2/2025). Acara yang berlangsung di Hall 1 Grand Waterboom Maros ini dihadiri oleh ratusan guru dari berbagai penjuru Kabupaten Maros (04/02/2025).

Selain As Chaidir Syam, kongres ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Kapolres Maros AKBP Douglas Mahendrajaya, Kepala Dinas Pendidikan sekaligus Ketua PGRI Kabupaten Maros Andi Patiroi, serta Wakil Ketua 2 PGRI Provinsi Sulawesi Selatan Muhlis Madani, M.Si.

Kongres tahun ini mengusung tema Transformasi PGRI Menuju Indonesia Emas 2045, yang menegaskan komitmen PGRI dalam mendukung visi pemerintah untuk menciptakan Indonesia yang maju dan berdaya saing di masa depan.

Bahas Isu Pendidikan dan Pemilihan Pengurus Baru

Kongres PGRI Kabupaten Maros dijadwalkan berlangsung selama dua hari, dari 4 hingga 6 Februari 2025. Selama kongres, para peserta akan membahas berbagai isu penting terkait dunia pendidikan, termasuk tantangan dan strategi meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Maros. Selain itu, agenda utama kongres ini adalah pemilihan pengurus PGRI Kabupaten Maros untuk masa bakti 2024-2029.

Selain membahas kebijakan pendidikan, kongres ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antar-guru di Kabupaten Maros. Dengan adanya forum ini, para pendidik dapat berdiskusi dan mencari solusi bersama atas berbagai permasalahan yang dihadapi dalam dunia pendidikan.

Harapan Besar untuk Pendidikan Maros

Dalam sambutannya, Bupati Maros As Chaidir Syam menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kongres ini. Ia berharap kongres dapat menghasilkan rumusan-rumusan strategis yang berkontribusi dalam peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Maros.

"Saya berharap kongres ini menjadi momentum bagi kita semua untuk bersatu padu dalam memajukan pendidikan di Kabupaten Maros," ujar As Chaidir Syam.

Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Maros sekaligus Kepala Dinas Pendidikan, Andi Patiroi, menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendukung program pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan.

"Seluruh program pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Maros akan tetap menjadi prioritas utama yang kami jalankan," ungkap Andi Patiroi.

Kongres PGRI Kabupaten Maros ini menjadi wadah penting bagi para pendidik untuk merumuskan langkah-langkah strategis dalam menghadapi tantangan pendidikan di masa depan, sekaligus memperkuat peran PGRI dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.



Pewarta: Muhammad Hakim
Penyunting: Ghea Reformita
Pengunjung: 165
©2025 tingkap.co

TAGS:

Komentar