Blokir Grok
Komdigi Blokir Grok Sebagai Bentuk Kehadiran Pemerintah Lindungi Masyarakat dari Konten Pornografi

Foto: portal komdigi
Pemutusan akses Grok sebuah aplikasi milik Elon Musk tersebut bertujuan melindungi masyarakat dari bahaya konten pornografi dan konten negatif lain yang merugikan.
BANDUNG, TINGKAP.CO - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memblokir aplikasi Grok yang berbasis teknologi akal imitasi (AI). Menteri Komdigi Meutya Hafid menegaskan, pemutusan akses aplikasi milik Elon Musk tersebut bertujuan melindungi masyarakat dari bahaya konten pornografi dan konten negatif lain yang merugikan.
"Deepfake seksual merupakan pelanggaran hak asasi manusia, martabat, serta keamanan masyarakat di dunia digital," ujar Meutya dalam keterangan resmi, Sabtu (10/1/26).
Meutya mengungkapkan, Komdigi akan melakukan evaluasi lebih lanjut berdasarkan komitmen perbaikan yang diajukan penyelenggara sistem elektronik (PSE).
Anggota Komisi I DPR RI Nurul Arifin mendukung langkah Komdigi memutus aplikasi Grok. Menurutnya, langkah Komdigi merupakan bentuk kehadiran negara dalam melindungi masyarakat dari ancaman penyalahgunaan teknologi AI.
"Langkah Komdigi sesuai kewenangan pemerintah, regulasi mewajibkan setiap platform digital tidak memfasilitasi konten negatif. Jika ada, pemerintah perlu bertindak tegas," ujarnya, Senin (12/1/26).
Ketua Media Penggalangan Opini (MPO) Partai Golkar tersebut mengungkapkan, pemerintah dan masyarakat perlu memperkuat literasi digital serta mempercepat pembaruan regulasi agar siap menghadapi perkembangan teknologi.
Komdigi juga meminta platform X untuk memberikan klarifikasi dan bertanggung jawab atas beberapa kasus pornografi yang banyak ditemukan di media sosial.
Kebijakan pemblokiran akses Grok mengacu pada Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 5 Tahun 2020 tentang Penyelenggara Sistem Elektronik Lingkup Privat yang mewajibkan setiap platform memastikan layanannya tidak memuat atau memfasilitasi konten yang dilarang oleh hukum di Indonesia.
Pewarta: Hamada
Penyunting: Ghea Reformita
Pengunjung: 66
©2026 tingkap.co
