Optimalisasi Rombel
Ribuan Guru Pensiun, Pemkab Bandung Siapkan Strategi Penyelamatan Pendidikan ke Kemendikdasmen

Dok. Diskominfo Kab. Bandung
Hingga saat ini Kabupaten Bandung masih mengalami kekurangan ribuan tenaga pendidik. Kondisi semakin berat karena lebih dari 3.000 guru ASN memasuki masa pensiun dalam periode 20262030.
JAKARTA, TINGKAP.CO - Bupati Bandung, Dadang Supriatna menghadiri agenda konsultasi dan koordinasi peningkatan layanan pendidikan di Kantor Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI, Jakarta, Rabu (20/5/2026). Pertemuan tersebut membahas strategi penataan ruang kelas baru (RKB) sekaligus solusi atas kekurangan tenaga pengajar di Kabupaten Bandung.
Dalam pertemuan itu, KDS menyampaikan sejumlah usulan strategis guna meningkatkan kualitas layanan pendidikan sekaligus memastikan kebutuhan tenaga pengajar tetap terpenuhi di tengah tingginya angka pensiun guru beberapa tahun ke depan.
Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Bandung, hingga saat ini Kabupaten Bandung masih mengalami kekurangan ribuan tenaga pendidik. Kondisi tersebut diperkirakan akan semakin berat karena lebih dari 3.000 guru ASN memasuki masa pensiun dalam periode 20262030.
"Kita harus mulai menyiapkan strategi dari sekarang. Jangan sampai ke depan terjadi ketimpangan layanan pendidikan akibat kekurangan guru," ujar KDS.
Sebagai langkah antisipasi, KDS mengusulkan optimalisasi rombongan belajar melalui pembatasan kapasitas maksimal pada jenjang SD dan SMP agar daya tampung sekolah lebih sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan. Menurutnya, langkah tersebut dapat membantu menekan defisit guru sekaligus mengantisipasi perubahan tren demografi menuju tahun 2030.
"Penataan rombongan belajar ini penting agar kebutuhan guru dan daya tampung sekolah lebih proporsional serta mampu menjawab tantangan pendidikan di masa depan," ujar KDS.
Selain itu, Pemkab Bandung juga mendorong penataan kebutuhan tenaga pendidik jangka panjang, penguatan rekrutmen guru ASN dan PPPK, serta pemerataan distribusi guru di seluruh wilayah Kabupaten Bandung. Tak lupa, KDS menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bandung juga mendorong penguatan literasi dasar melalui rencana penerapan kurikulum calistung sebagai muatan lokal wajib di sekolah.
Menanggapi hal tersebut, pihak Kemendikdasmen menyatakan komitmennya untuk segera menindaklanjuti berbagai usulan strategis yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Bandung. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan mutu layanan pendidikan sekaligus memastikan pemerataan hak pendidikan bagi masyarakat Kabupaten Bandung.
Pewarta: Martin Abidin
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 52
©2026 tingkap.co
Berita Terkait
- Bandung Siapkan Lulusan Perguruan Tinggi Tembus Pasar Kerja Global, 300 Ribu Peluang Kerja Menanti
- Kabar Baik! 199 Guru Agama di Langkat Bisa Ikuti PPG 2026, Antoni Kawal Dukungan Anggaran
- Jabar Bentuk Tim Pemburu Anak Tidak Sekolah, Sekda Herman Siap Turun Langsung ke Lapangan
- Pemko Bukittinggi Kucurkan Rp3,5 Miliar untuk Perlengkapan Siswa Baru, 3.619 Murid Terima Bantuan
- 874 Pelajar Bukittinggi Nikmati Angkutan Sekolah Gratis, 53 Angkot Disiapkan
- Meurasa HIMASOS Unimal Satukan Mahasiswa Sosiologi Lintas Angkatan di Pantai Ujong Bate
- Tekan Angka Putus Sekolah, Disdik Jabar Siapkan 4 Skema Bantuan Lewat Program Jabar Sakola
- Pelukis Agung Wicaksono Bernostalgia Sekaligus Bungkus Kritikan Lewat Kenangan Hewan di Masa Kecil
- Pemerintah Cimahi Realisasikan Pembangunan Sekolah SMPN 14 Cimahi
- Cetak Lulusan Siap Kerja, 32 SMK Jabar Gandeng 64 Perusahaan Lintas Sektor
