Perpisahan

Kepsek SMKN 1 Solok Selatan, Eflizol, S.Pd., M.Si., Datuak Mudo, Laksanakan Perpisahan Sederhana

250423135741-kepse.jpg

@tingkap/Endri Alamsyah

Di penghujung tahun ajaran sekolah, siswa-siswi kelas 12 seperti biasa sebelum pengumuman kelulusan, di sekolah melaksanakan perpisahan sesuai dengan putusan kesepakatan siswa-siswi, Senin (21/04/25)

PADANG ARO, TINGKAP.CO - Di penghujung tahun ajaran sekolah, siswa-siswi kelas 12 seperti biasa sebelum pengumuman kelulusan, di sekolah melaksanakan perpisahan sesuai dengan putusan kesepakatan siswa-siswi, Senin (21/04/25).

Pada acara perpisahan kelas 12 kali ini, pihak sekolah menghadirkan pejabat kecamatan (muspika), tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, sesepuh pencetus, dan pendiri SMKN 1 yang sebelumnya masih berstatus SMEA pada akhir tahun 80-an yakni Bapak Drs. Mawardi Said, Kepala Sekolah SLA setara, Kepala SMPN Madrasyah, dan terkhusus para orang tua murid.

Sebagai Kepala Sekolah SMKN 1 Solok Selatan ini, Eflizol, S.Pd., M.Si., Datuak Mudo, yang sering disapa Pak Datuak, kepada beberapa awak media terkonfirmasi siap menyelenggarakan acara.

Kepada TINGKAP.CO dan pewarta lainnya, Eflizol di ruang kerjanya mengatakan bahwa acara ini, adalah acara perpisahan yang sangat sederhana saja. Menurutnya , hal ini sama-sama kita ketahui kondisi ekonomi masyarakat kita sangat sulit. "Namun yang penting berkat kegigihan dan kekompakan seluruh siswanya, Alhamdulillah berjalan dengan baik dan sukses juga," ujarnya.

Mengenai siswa-siswi tamatan kelas dua belas (12) ajaran 2024-2025 berjumlah 273 orang, yang terdiri dari:
1. XII Akutansi, 51 orang
2. XII Perkantoran, 57 orang
3. XII Pemasaran, 37 orang
4. XII Perhotelan, 43 orang
5. XII Tata Boga, 29 orang
6. XII TKJ, 27 orang
7. XII DKV, 29 orang

Selanjutnya Datuak menambahkan bahwa, untuk menjadi BMW, B Bekerja, M Melanjutkan kuliah, W Wira Usaha (mandiri / sebagai pelaku bisnis.

Diakhir penyampaiannya, pak Datuak Eflizol, menyampaikan didepan umum hampir ribuan menghadiri perpisahan kelas 12 kali ini. Secara terbuka ia mengatakan bahwa, setiap acara persekolah siswa kelas tiga pada akhir tahun tidak ada persediaan dana biaya perpisahan, begitu juga penggunaan dana bos tidak bisa dipakai untuk biaya perpisahan, bahkan gaji guru honor juga tidak bisa dipakai.

"Jadi marilah para orang tua siswa pahami kondisi di sekolahan, khusus aturan penggunaan dana bos, jadi hilangkan buruk sangka kepada pihak sekolah," tegas Kepsek Datuak Mudo.

Diakhir pidato, Datuak Kepsek SMKN 1 Solok Selaran ini juga menyentuh hati seluruh unsur yang menghadiri perpisahan. Dia mengatakan dengan sangat tegas dan terbuka, bahwa selama dia menjadi kepala sekolah di SMKN 1 ini, ia belum pernah menahan rapor siswa-siswi dimulai dari tahun 2017 lalu, dikarenakan dia sangat merasakan apa yang dirasakan oleh setiap orang tua siswa-siswi, dikarenakan dia juga berasal dari keluarga yang sangat sederhana sekali.

Terakhir dia menegaskan, bahkan mengecam apabila anak-anak didiknya yang telah dan akan meninggalkan sekolah SMKN 1 ini, ada yang melawan dan durhaka kepada orang tua, dipastikan akan berhadapan dengannya.

"Justru itu, marilah bersikap santun dan sayangi kedua orang tua," himbauan tegas Datuak Mudo sembari meneteskan airmata nya.

Pewarta: Endri Alamsyah
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 149
©2025 tingkap.co

Komentar