Film Pelajar

Workshop Film Pelajar "Maros Film Day" 2025 Angkat Semangat Budaya Lewat Layar Kaca

250724230942-works.jpg

Foto: Istimewa

Kepala Dinas Pendidikan Maros, A. Patiroi Bersama Guru-Guru Perwakilan Sekolah

MAROS, TINGKAP.CO - Sebanyak sepuluh SMA dan SMK di Kabupaten Maros mengikuti kegiatan Workshop Film Pelajar bertajuk Maros Film Day, sebuah program dari Fasilitasi Pemajuan Kebudayaan Tahun Anggaran 2025 yang digelar oleh Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XIX Makassar, bekerja sama dengan Lembaga Seni Budaya Lontara Maros.

Acara ini digelar selama empat hari, mulai Kamis hingga Minggu, 2427 Juli 2025, bertempat di Museum Daerah Maros dan Saoraja Karaeng LoE Ri Pakere'.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maros, Andi Patiroi, yang hadir bersama Ketua Tim Ahli Cagar Budaya Kabupaten Maros Muhammad Ramli, Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Maros Alamsyah Sehuddin, serta Ketua Lembaga Seni Budaya Lontara Maros Olank Sukardi.

Dalam sambutannya, Kadis Dikbud Maros, Andi Patiroi, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini sebagai langkah kreatif yang mampu menyinergikan pemajuan kebudayaan dengan kreativitas generasi muda. Kami berharap program ini bisa berkesinambungan, saling mendukung, dan terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah melalui Bidang Kebudayaan Disdikbud Maros, ujarnya.

Edukasi Budaya Lewat Kamera

Materi workshop dimulai dengan pengenalan tentang objek cagar budaya serta strategi pemajuan kebudayaan lokal, guna memperkuat pemahaman pelajar terhadap nilai-nilai sejarah dan warisan budaya di Maros.

Selanjutnya, peserta mendapat pelatihan pembuatan film pendek, termasuk materi dasar perfilman yang dilaksanakan selama dua hari. Puncaknya, pada hari terakhir, para peserta ditantang untuk membuat film mereka sendiri, cukup menggunakan ponsel pintar (HP) dan aplikasi editing sederhana.

Kegiatan ini tak hanya melatih keterampilan teknis, tetapi juga mendorong pelajar untuk menuangkan ide dan cerita mereka yang berakar dari budaya lokal.

10 Sekolah Peserta

Workshop ini diikuti oleh 10 sekolah dari berbagai wilayah di Kabupaten Maros, masing-masing mengirimkan satu guru pendamping dan empat siswa, yaitu:

1. SMA Negeri 10 Maros

2. SMA Negeri 6 Maros

3. SMA Negeri 4 Maros

4. SMA Negeri 1 Maros

5. SMA Negeri 3 Maros

6. SMA Negeri 5 Maros

7. SMK Negeri 2 Maros

8. SMK Negeri 1 Maros

9. SMA Negeri 7 Maros

10. SMA Angkasa Maros

Dengan semangat "Pelajar yang Aktif diatas," kegiatan ini diharapkan menjadi cikal bakal lahirnya sineas-sineas muda Maros yang tidak hanya kreatif, tapi juga peduli terhadap pelestarian budaya daerah.

Pewarta: Hakim / Harjan
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 916
©2025 tingkap.co

Komentar