Banto Traxe Centre
Pemko Bukittinggi Pastikan Tidak Perpanjang Pengelolaan "BTC "

Foto: Istimewa
Surat pemutus hubungan kerjasama dengan investor PT. Citikon Mitra Bukittinggi (CMB) sudah dikirimkan.
BUKITTINGGI, TINGKAP.CO - Pasar Banto Traxe Centre ( BTC ) yang terlihat lusuh dan terkesan tidak terawat, kondisi bangunan dibagian dalam tidak tertata rapi bahkan sudah banyak yang bolong, dan angga yang sudah keropos. Hal tersebut hasil pantauan TINGKAP.CO di lapangan.
Pemerintah tidak akan memperpanjang kerjasama pengelolaan pusat perdagangan Pasar Banto. Surat pemutus hubungan kerjasama dengan investor PT. Citikon Mitra Bukittinggi (CMB) sudah dikirimkan.
"Staf saya sudah menyampaikan surat pemutusan hubungan kerjasama," papar Walikota.
Awalnya kerjasama ditandatangi tahun 2005, setelah pembangunan siap tahun 2008. Namun pusat perdagangan yang terletak di jantung kota dengan Iko. Jam Gadang itu kondisi saat ini memprihatinkan, karena kondisi bangunan yang tidak layak untuk ditempati.
Awalnya kita optimis pusat "perdagangan berlantai empat yang di kelola PT Citikon Mitra Bukittinggi (CMB) dapat menggerakkan roda perekonomian masyarakat dan berkontribusi terhadap PAD.
Realitanya sangat jauh dari harapan. Justru kondisinya kini sangat miris," ujar Wali Kota.
Kerjasama dengan pola Bangun Guna Serah (PGS) pusat pertokoan berada di lahan Hak Guna Bangunan (HGB) seluas 7.000M2.
Meski Wali Kota Bukittinggi Haji Ramlan Nurmatias, tidak menyebut pengelolaan pertokoan Banto Trax Centre kedepan. Namun dipastikan kerjasama dengan pihak ke tiga tidak diperpanjang lagi .
Pewarta: Syahyetti Syamra
Penyunting: Ghea R
©2025 tingkap.co
Berita Terkait
- Perkuat Sinergi dengan Media, Kapolres Mukomuko: Pers Mitra Strategis Polri
- 500 Warga Maros Antusias Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis, TBC Dideteksi dengan X-Ray Portabel
- Pascademonstrasi, Pemkot Bandung Kebut Bersihkan Vandalisme di Simpang Lima hingga Braga
- Penghimpunan Zakat BAZNAS Garut Turun Jadi Rp13 Miliar, Ini Penyebabnya
- Satpas Polres Cimahi Pangkas Waktu Tunggu SIM hingga 35 Persen, Layanan Digital Diperkuat
- Bandung Perkuat Siskamling Siaga Bencana, Target Turunkan Risiko Bencana dari 95,15 Jadi 85,15
- Kisah Petugas Damkar Bandung: Berpacu dengan Waktu, Bertaruh Nyawa demi Menyelamatkan Sesama
- Krisis Air Bersih Maros Makin Parah, IPA Pattontongan 54 Hari Berhenti Beroperasi
- Baznas Bandung Himpun Zakat Rp23 Miliar, Farhan Bidik Kontribusi Muzaki Naik Tiga Kali Lipat
- 300 Warga Mattoangin Antusias Ikuti Cek Kesehatan Gratis, Ada Layanan Rontgen
