Sholat Berjamaah

Bagaimana Shalatmu, Apakah anda Ruku' Bersama Orang-Orang yang Ruku' di Masjid?

250905143035-bagai.jpg

Foto: pixabay

Ilustrasi siluet masjid

                     Oleh: Mutaslim

Setiap muslim tahu bahwa shalat adalah kewajiban, tetapi boleh jadi banyak yang abai atau bahkan tidak tahu pentingnya shalat fardu berjamaah di masjid. 

Terutama bagi laki-laki 
yang dalam keadaan merdeka, dan tidak ada yang menghalanginya sesuai yang dibenarkan syariat.

Ketetapan shalat berjamaah itu dipertegas perintahnya agar laksanakan shalat ruku'lah bersama orang-orang yang ruku' (QS 2:43).

Ayat ini dapat dipahami secara umum sebagai 
perintah untuk shalat berjamaah, bahkan pentingnya perintah shalat berjamaah di masjid.

Ummu Maktum RA ia seorang tuna netra ketika bertanya kepada Nabi SAW tentang perihal dirinya, yang sudah rumah jauh dari masjid dan saya tidak memiliki penuntun, maka 
adakah kelonggaran untuk saya shalat di rumah?

Nabi bertanya: "Apakah kamu mendengar 
adzan?" Ia menjawab, "ya mendengarnya". Lalu Nabi bersabda: "Saya tidak melihat ada izin untuk kamu shalat di rumah" (HR Ahmad, Abu Daud, Muslim dan An-Nasai).

Dalam keterangan lain Ibnu Abbas RA mengatakan dari Nabi SAW: "Barang siapa 
mendengar seruan adzan dan ia tidak mendatanginya dengan tidak ada udzur, maka tidak
ada shalat baginya" (HR Ahmad).

Jelaslah dari dalil-dalil di atas bahwa shalat fardu 
berjamaah di masjid adalah suatu perintah ketetapan dari Allah SWT yang harus ditunaikan oleh setiap laki-laki muslim.

Lalu bagaimana dengan shalat kita? Apakah sudah sesuai 
dengan ketetapannya? Bukankah melanggar atau berpaling dengan ketetapan Allah SWT
tergolong mendurhakai Allah dan Rasul-Nya sebagai kesesatan yang nyata (QS 33:36)?

"Mari ruku' bersama orang -orang yang ruku' di masjid"

Pewarta:
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 308
©2025 tingkap.co

Komentar