Layanan Jemput Bola

Didampingi Legislator, Disdukcapil Dan Mahasiswa UIN Jemput Bola Untuk Layanan Ke Rumah Warga

250821212239-didam.jpg

Foto: @tingkap/Agus Sopian

Disduk Capil Kabupaten Garut berkolaborasi bersama mahasiswa asal UIN Bandung sambangi rumah warga untuk pelayanan pengurusan identitas kependudukan (21/8/2025).

GARUT, TINGKAP.CO - Dinas Kependudukan dan Catatan sipil (Disduk Capil) Kabupaten Garut berkolaborasi bersama mahasiswa asal UIN Bandung sambangi rumah warga untuk pelayanan pengurusan identitas kependudukan yang bertempat di Kampung Candramerta, Kelurahan Kota Wetan, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut.

"Selain layanan jemput bola juga hari ini juga kami mengadakan layanan pelayanan jemput ke rorompok (Pajero) untuk menyusul warga-warga yang sama sekali tidak bisa pergi," demikian disampaikan Erfan Brando (salah satu petugas Disdukcapil bagian kependudukan) kepada awak media, Kamis (21/8/2025).

Misalnya, kata ia memaparkan, ke Dinas, ke Kecamatan atau bahkan ke Kelurahan pun kami jemput ke rumahnya. Bahkan sampai harus dijalan juga perekaman terus dilakukan atau kami urus untuk memenuhi dokumen (adminduk) bagi seluruh warga. Jadi intinya, kata ia, ini merupakan upaya untuk mendekatkan layanan kepada warga.

"Alhamdulillah juga ada dukungan dari pak Yudha selaku anggota DPRD Kabupaten Garut maka, kami sangat terbantu sekali oleh beliau terutama dalam layanan jemput bola ini untuk memudahkan seluruh warga mendapatkan dokumen kependudukan," urainya.

Ia menjelaskan sampai hari ini kegiatan yang dilaksanakan ini diantaranya, sudah kita sudah melayani akta kelahiran 10 KK, 46 akte kelahiran 20 KK, 46 kematian 11 kemudian KTP 25. Program ini sebelumnya sudah berjalan dari dalam beberapa tahun lalu. Termasuk kepada ODGJ , disabilitas kami pun jemput bola untuk memenuhi kebutuhan dokumen adminduknya karena setiap orang, setiap warga negara wajib kita penuhi.

"Kita upayakan untuk dapat diberikan dokumen kependudukan ya, yang paling mengutama mengupayakannya itu data data diri yang bersangkutan kan untuk diketahui karena harus diketahui nama ayah ibu alamat tahun tanggal lahir gitu," jelasnya.

Sementara itu, seorang anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Garut,Yudha Puja Turnawan turut mengatakan, atas kita mendorong Disdukcapil dan 
Mahasiswa KKN dari UIN Sunan Gunung Jati Bandung. "Kebetulan ditempatkan di luar kota memang sudah jauh-jauh hari komunikasi ke saya bahwa salah satunya masalah persampahan, permasalahan sosial, dan hari ini yaitu dokumen kependudukan," ungkapnya.

"Alhamdulillah ketika dipertemukan di gedung dewan sambil berkenan menggenakan pelayanan adminduk di tanggal 21 Agustus 2025 berikut dengan pelayanan pajeronya karena ternyata banyak juga yang tidak bisa ke sini," imbuhnya.

Ada beberapa misalnya, yang tunanetra dan penyandang disabilitas maupun yang lansia stroke memang itu yang harus didatangi ke rumahnya. Jadi tadi selain dari anak buah pak Kabid pak Brando juga ada dari tim pelayanan dan induk jemput karorompok salah satunya ke Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ ) yang namanya kang Dadang. Alhamdulillah kang Dadang berhasil ditelusuri orang tuanya siapa? Sehingga bisa dibuatkan dan bisa melakukan perekaman, sidik jari maupun iris mata kemudian dibuatkannya.

Lanjut Yudha mengadakan, hal yang dilakukan ini adalah bagian dari tanggung jawab pemerintahan Kabupaten Garut juga Disdukcapil pelayanan adminduk sesuai dengan undang-undang nomor 23 tahun 2006 tentang administrasi kependudukan. "Itu hak setiap warga negara yang harus dipenuhi oleh pemerintahan pusat maupun dengan Kabupaten jadi semua tidak boleh diabaikan termasuk ODGJ," tegasnya.

Pewarta: Agus Sopian
Penyunting: Ghea Reformita
Pengunjung: 142
©2025 tingkap.co

Komentar