Korban Banjir
524 KK Korban Banjir Langkat Ajukan Verifikasi Ulang Bantuan ke DPRD

Foto: Istimewa
RDP warga Desa Sekoci dengan DPRD Langkat terkait bantuan korban banjir yang tidak merata, Selasa (7/4/2026)
LANGKAT, TINGKAP.CO - Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar DPRD Kabupaten Langkat pada Selasa (7/4/2026) membahas aduan warga Desa Sekoci, Kecamatan Besitang, terkait bantuan banjir November 2025 yang belum merata.
Dalam rapat tersebut, warga menyampaikan bahwa banyak korban terdampak tidak menerima bantuan, meski mengalami kerusakan rumah dan kerugian ekonomi. Mereka menilai terjadinya ketimpangan karena sebagian warga lain dengan kondisi serupa justru terdata sebagai penerima.
Wakil Ketua DPRD Langkat, Romelta Ginting, meminta instansi terkait menyampaikan persoalan ini kepada Bupati Langkat untuk diteruskan ke pemerintah pusat.
Kepala Pelaksana BPBD Langkat, M. Ansyari, menyebut data awal penerima bantuan berasal dari tim pusat. Namun, pihaknya akan melakukan pendataan ulang untuk mengakomodasi aspirasi warga.
Sementara itu, Dinas Sosial Langkat menjelaskan bahwa bantuan ditentukan berdasarkan tingkat kerusakan rumah, sehingga warga yang hanya terdampak secara ekonomi belum masuk kriteria.
Di akhir rapat, warga menyerahkan data 524 Kepala Keluarga untuk diajukan kembali dan siap menjalani proses verifikasi ulang agar dapat memperoleh bantuan.
Pewarta: Siti Fatimah Hasibuan
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 208
©2026 tingkap.co
Berita Terkait
- Surau Balenggek di Tanah Datar Terancam Roboh, Jejak Sejarah Taufik Kiemas dan Puan Maharani Menanti Perhatian
- Perkuat Sinergi dengan Media, Kapolres Mukomuko: Pers Mitra Strategis Polri
- 500 Warga Maros Antusias Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis, TBC Dideteksi dengan X-Ray Portabel
- Pascademonstrasi, Pemkot Bandung Kebut Bersihkan Vandalisme di Simpang Lima hingga Braga
- Penghimpunan Zakat BAZNAS Garut Turun Jadi Rp13 Miliar, Ini Penyebabnya
- Bukittinggi Ikuti Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik 2026, Sekda Paparkan Komitmen Pemkot
- Satpas Polres Cimahi Pangkas Waktu Tunggu SIM hingga 35 Persen, Layanan Digital Diperkuat
- Bandung Perkuat Siskamling Siaga Bencana, Target Turunkan Risiko Bencana dari 95,15 Jadi 85,15
- Kisah Petugas Damkar Bandung: Berpacu dengan Waktu, Bertaruh Nyawa demi Menyelamatkan Sesama
- Krisis Air Bersih Maros Makin Parah, IPA Pattontongan 54 Hari Berhenti Beroperasi
