RTLH
BAZNAS dan Kodim 0611/Garut Ajak Warga Bahu Membahu Dalam Proses Pembangunan RTLH

Foto: @tingkap/Agus Sopian
Peletakan batu pertama pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) milik Agus Suban (55) warga Kampung Paledang RW 12, Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Garut Kota.Rabu (23/7/2025).
GARUT, TINGKAP.CO - Baznas Kabupaten Garut bersama Dandim 0611/Garut mengajak warga bahu-membahu, bergotong royong untuk pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) supaya prosesnya berjalan lancar, cepat, dan bisa ditempati oleh penerima manfaat dengan nyaman, sehat,juga bermartabat.
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia (RI) berkolaborasi bersama Mabes Tentara Nasional Indonesia (TNI) salurkan bantuan RTLH yang disampaikan oleh Baznas Kabupaten Garut dan Kodim 0611/Garut sebanyak 10 unit kepada warga yang tersebar di tiga kecamatan di Garut.
Hari ini pembangunan dimulai, dan dilaksanakan dengan melakukan Peletakan batu pertama pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) milik Agus Suban (55) warga Kampung Paledang RW 12, Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Garut Kota.Rabu (23/7/2025).
Pembangunan Rutilahu yang dilaksanakan adalah salah satu program Baznas pusat (RI) bersama Mabes TNI melalui Baznas Garut dan Kodim 0611/ Garut yang bertujuan untuk memberikan fasilitas tempat tinggal yang lebih layak, aman, sehat, dan bermartabat bagi warga masyarakat kabupaten Garut.
"Demikian juga hal itu disampaikan Komandan Kodim 0611/Garut Letkol Inf. Andrik Fachrizal saat berada dilokasi peletakan batu pertama. Ia mengatakan,ini adalah kerjasama antara TNI dengan Baznas dan kami memastikan bahwa rumah itu betul betul tidak layak huni (RTLH) berharap Baznas dapat memberikan kepada yang memang layak dibantu." ungkapnya
Terkait pelaksanaan pembangunan menurut ia menambahkan,kita tetap akan membantu dalam proses pembangunan tersebut. Kita sudah sampaikan ke Baznas, di mana saja lokasinya kita sudah berkoordinasi dengan anggota (Babinsa) baik di perkotaan maupun di desa untuk membantu kelangsungan proses pembangunan tersebut.
"Kebetulan ada kegiatan, kamipun terlibat dalam serbuan tutorial, itu ada 50 RTLH yang merupakan sebuah perhatian dari panglima TNI untuk warga kabupaten Garut," ujarnya.
Ketua BAZNAS Garut, Effendi Abdullah, menyampaikan bahwa program ini merupakan program Baznas RI (pusat) yang berkolaborasi dengan Mabes TNI. RTLH ini besaran dalam juklak juknis rutilahu dari baznas itu Rp.25 juta rupiah yang diantaranya ada HOK dan bentuk barang. Mekanismenya,lanjut Effendi, ini langsung ditransferkan kepada penerima manfaat.
"Dari Baznas RI untuk Garut itu jatahnya ada 10 unit rumah yang tersebar di tiga kecamatan diantaranya,Garut kota yang hari ini dilaksanakan peletakan batu pertama oleh Baznas Garut bersama Dandim 0611/Garut,besok ada 5 unit di Kecamatan Cibatu, dan kemudian 4 unit di Kecamatan Samarang," lanjutnya.
Pada intinya, kata ia, ini adalah program Baznas RI dengan Mabes TNI yang ada di Jakarta. Kolaborasi ini adalah bentuk kepedulian terhadap warga masyarakat Garut yang sedang membutuhkan terkait pembangunan RTLH.
Dalam kegiatan pelaksanaan peletakan batu pertama untuk pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH). Selain Baznas Kabupaten Garut bersama Dandim 0611/Garut hadir, Camat Garut Kota, Rena Sudrajat, Lurah Kota Kulon, Asep Ridwan, Danramil Garut Kota, Kapolsek Garut Kota, Babinsa, Bhabinkantibmas, dan masyarakat sekitar.
Sementara itu, Camat Garut Kota, Rena Sudrajat menyampaikan ucapan terimakasih kepada Baznas dan komandan Kodim (Dandim 0612/Garut) bersama jajaran yang telah menyampaikan penyaluran bantuan pembangunan Rutilahu ini kepada warga yang berada di wilayah kami.
Dengan adanya bantuan tersebut Rena berharap, semoga bisa bermanfaat sehingga dapat dipergunakan, ditempati kembali, dan penuh keberkahan bagi warga kami selaku penerima manfaat."harapnya
Pewarta: Agus Sopian
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 151
©2025 tingkap.co
