BPBD Maros
"Pantang Pulang Sebelum Ditemukan", Perjuangan Tim SAR Maros Temukan Pemuda yang Tenggelam di Sungai Mangampa

Foto: Istimewa
Tim SAR saat menemukan korban tenggelam.
MAROS, TINGKAP.CO - Udara pagi di Desa Bontosomba, Kecamatan Tompobulu, masih diselimuti kabut tipis ketika kabar duka menyebar cepat: seorang pemuda tenggelam di Sungai Mangampa. Arus sungai yang tenang di permukaan ternyata menyimpan bahaya mematikan di bawahnya.
Korban, Indra Januaril Putra Ichwan (22), warga Perumahan BTN Minasaupa, Kota Makassar, diduga tergelincir saat berada di tepi sungai, (12/8/2025). Dalam hitungan detik, tubuhnya terseret arus dan menghilang di kedalaman.
Pukul 09.30 WITA, Tim SAR gabungan dari BPBD Maros, aparat desa, dan relawan mulai bergerak. Lengkap dengan peralatan selam, pelampung, dan tali lempar, mereka menembus dinginnya air dan medan licin.
"Pantang pulang sebelum ditemukan mayatnya," ujar Towadeng, SH, Kepala Pelaksana BPBD Maros, dengan nada tegas yang membakar semangat tim.
Penyisiran berlangsung penuh ketegangan. Satu demi satu penyelam menuruni tepian curam, menyapu setiap sudut dasar sungai yang berlumpur. Di antara desir air dan teriakan komando, semua mata terpaku pada setiap gerakan tali dan pelampung.
Hingga akhirnya, sekitar 20 meter dari titik jatuhnya, pada kedalaman 1,5 meter, penyelam menemukan tubuh Indra. Sunyi seketika menyelimuti lokasi. Beberapa warga terlihat menahan napas, sementara sebagian lain tak mampu membendung air mata.
Dengan hati-hati, jasad korban diangkat ke permukaan dan dibawa ke tepian. Di sana, sejumlah warga menundukkan kepala, memberi penghormatan terakhir sebelum jenazah diserahkan kepada keluarga.
Misi berakhir, namun pesan keselamatan kembali digaungkan. "BPBD Maros mengimbau masyarakat untuk ekstra waspada di sekitar sungai, terlebih saat musim penghujan. Air mungkin tampak tenang, tapi di bawahnya, bahaya selalu mengintai," pesan Towadeng,
Pewarta: Hakim / Harjan
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 179
©2025 tingkap.co
