Maros Film Day
Workshop Film Pelajar "Maros Film Day" Resmi Ditutup di Saoraja Karaeng LoE Ri Pakere'

Foto: Istimewa
Panitia dan para peserta film Day foto bersama.
MAROS, TINGKAP.CO - Kegiatan Workshop Film Pelajar (Maros Film Day) yang berlangsung sejak Kamis, 24 Juli 2025, resmi ditutup pada Sabtu malam (26/07/2025) di Saoraja Karaeng LoE Ri Pakere', Desa Bontotallasa, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros.
Workshop ini merupakan bagian dari Program Fasilitasi Pemajuan Kebudayaan Tahun Anggaran 2025 dari Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XIX Makassar, dan diselenggarakan oleh Lembaga Seni Budaya (LSB) Lontara Maros.
Penutupan kegiatan dilakukan langsung oleh Pendiri LSB Lontara Maros, Hidayat Assagaf, yang dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta, narasumber, serta secara khusus kepada panitia pelaksana Lontara Squad atas kerja cerdas dan kolaboratif yang membuat kegiatan ini berjalan lancar.
"Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada adik-adik peserta dan tim narasumber yang telah menunjukkan antusiasme dan semangat luar biasa selama workshop. Terima kasih juga kepada panitia yang telah bekerja keras. Kami mohon maaf bila dalam pelaksanaan kegiatan ini terdapat kekurangan," ujar Hidayat Assagaf.
Ia juga mengumumkan bahwa kegiatan ini akan ditindaklanjuti dengan acara Maros Nonton Film, di mana film hasil karya dari 10 SMA/SMK peserta workshop akan ditayangkan. Film-film tersebut tidak hanya akan disaksikan oleh peserta, tetapi juga akan ditonton langsung oleh kepala sekolah masing-masing dan rencananya akan turut mengundang Bupati Maros.
Ketua LSB Lontara Maros, Olank Sukardi, dalam penutupan acara menyampaikan bahwa pihaknya menargetkan terbentuknya komunitas film pelajar pasca kegiatan ini.
"Harapan kami, output dari workshop ini tidak berhenti di sini. Kita akan bentuk komunitas film pelajar sebagai ruang silaturahmi dan kreatif bagi sineas-sineas muda Maros. Komunitas ini juga diharapkan mampu berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, khususnya di bidang kebudayaan, serta mitra swasta yang mendukung pengembangan film pelajar di Maros," tutup Olank.
Kegiatan Maros Film Day ini menjadi langkah penting dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang seni visual dan perfilman di kalangan pelajar, serta menjadi wadah ekspresi budaya yang sejalan dengan semangat pelestarian dan pemajuan kebudayaan lokal.
Pewarta: Hakim / Harjan
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 764
©2025 tingkap.co
