Adat Minangkabau

Wakil Walikota Ibnu Asis: Alek Permainan Anak Nagari Menjaga Kelestarian Adat Budaya Minangkabau

260517181430-wakil.jpg

Foto: Istimewa

Even Alek Permainan Anak Nagari sekaligus memeriahkan Satu Abad Jam Gadang.

BUKITTINGGI, TINGKAP.CO - Ketua Panitia, Alek Permainan Anak Nagari, Dedi Fatria, mengatakan even budaya ini dapat menjadi tradisi tahunan di Bukittinggi. Berharap kegiatan terus dilaksanakan setiap tahun dan menjadi bagian dari kalender event Kota Bukittinggi,

Apresiasi kepada Anggota DPRD Sumbar Eva Kamila serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini.
Hal senada disampaikan Anggota DPRD Sumbar, Eva Kamila. Menurutnya, permainan anak nagari bukan sekadar hiburan, tetapi mengandung banyak nilai pendidikan karakter.

"Permainan ini membentuk karakter, sportivitas, kreativitas, dan jiwa sosial anak-anak," kata Eva.

Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, mengapresiasi terselenggaranya Alek Nagari yang diinisiasi lembaga adat bersama Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat. Ia menilai kegiatan penting untuk menjaga kelestarian adat dan budaya Minangkabau.

"Kegiatan sebagai upaya pelestarian adat dan budaya Minangkabau sekaligus mempererat silaturahmi, semangat gotong royong, serta kebersamaan di tengah masyarakat," ujar Ibnu Asis.

"Pemerintah Kota Bukittinggi sendiri menyatakan komitmennya untuk mendukung pelestarian adat dan budaya. Pemko berharap Alek Permainan Anak Nagari dapat terus dilaksanakan dan masuk sebagai kalender utama kegiatan Kota Bukittinggi," pesan nya.

Peserta Alek Permainan Nagari melibatkan siswa -siswi dari tingkat SD sampai SLTA dengan total peserta 1.000 anak didik se-Kota Bukittinggi. Kegiatan Alek Permainan Nagari berlangsung dua hari (15-16 Mei 2026) sekaligus memeriahkan satu abad (100 thn) Jam Gadang .

Pewarta: Syahyetti Syamra
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 294
©2026 tingkap.co

TAGS:

Komentar