Komika

The Black Guy Seniman Lawak Paling Wadidaw di Negeri Paman Sam

250212090821-the-b.jpg

Istimewa

The Black Guy

WASHINGTON DC, TINGKAPCO - The Black guy adalah David Khari Webber Chappelle (lahir 24 Agustus 1973). Dia adalah seorang pelawak dan aktor Amerika Serikat.

Dave membintangi dan turut menciptakan serial sketsa komedi satir Chappelle's Show (2003-2006) sebelum berhenti di tengah-tengah produksi pada musim ketiga.

Setelah sempat vakum, Chappelle kembali melakukan stand-up comedy di seluruh A.S. Pada tahun 2006, Chappelle disebut sebagai "Jenius komedi Amerika" oleh Esquire dan pada tahun 2013, disebut sebagai "yang terbaik" oleh penulis Billboard.

Pada tahun 2017, Majalah Rolling Stone menempatkannya di peringkat No. 9 dalam "50 Komika Stand Up Terbaik Sepanjang Masa".

Dia telah menerima berbagai penghargaan, termasuk enam Emmy Awards, enam Grammy Awards, dan Mark Twain Prize for American Humor pada tahun 2019, yang dipersembahkan oleh John F. Kennedy Center for the Performing Arts sebagai penghargaan komedi tertinggi di Amerika.

Chappelle telah menerima dua Primetime Emmy Award untuk Aktor Tamu Luar Biasa dalam Serial Komedi untuk pembawa acara Saturday Night Live pada tahun 2016 dan 2020.

Chappelle menerima enam Grammy Award untuk Album Komedi Terbaik untuk The Age of Spin (2018), Equanimity & The Bird Revelation (2019), Sticks & Stones (2019) dan The Closer (2021) dan What's in a Name? (2022), dan The Dreamer (2023).

Apa kata Chappelle, saat menghadapi Zionis yang mempertanyakan bagaimana para korban genosida yang selamat bisa menjadi pelaku genosida ?

Seorang pria kulit hitam yang berada di Carolina Selatan selama masa perbudakan, entah bagaimana mendapatkan kebebasannya oleh apa yang disebut sebagai Tuannya, dia juga memberinya sebidang tanah, dan ternyata saudara ini sangat brilian dan menghasilkan banyak uang.

Nah, disinilah ceritanya menjadi gila. Ketika dia mendapatkan semua uangnya, dia membeli beberapa budak, dia menjadi peternak budak dan menggunakan taktik yang sangat kejam bahkan pemilik budak kulit putihpun seperti orangnya.

Bagaimana mungkin seseorang yang pernah mengalami perbudakan melakukan kejahatan yang sama terhadap orang yang mirip dengannya, sungguh menakjubkan, dan yang mengejutkan mereka membuat film tentang hal itu, ironisnya, film ini berjudul Space Jews (Yahudi Antariksa).

Ternyata apa yang dikatakan oleh Dave adalah sebuah analogi yang kuat yang tidak mungkin dipungkiri sekalipun oleh orang-orang yang mengaku picik politik. Wow,.. mungkinkah Chappelle menginspirasi komika-komika Indonesia?

Pewarta: Vero Iskandar (Washington DC)
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 262
©2025 tingkap.co

TAGS:

Komentar