Minang Geopark Run
Wali Kota Ramlan Nurmatias: Bukan Sekedar Prestasi, Tapi Promosi Wisata Berdampak Perekenomian Rakyat

Dok. Diskominfo Bukittinggi
Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias, Event Minang Geopark Run 2026 yang digelar di Kota Bukittinggi, Minggu (1/11/2026), sukses menarik perhatian ribuan peserta dan pengunjung.
BUKITTINGGI, TINGKAP.CO - Event Minang Geopark Run 2026 yang digelar di Kota Bukittinggi, Minggu (1/11/2026), sukses menarik perhatian ribuan peserta dan pengunjung.
Kegiatan olahraga berbasis wisata ini menjadi momentum untuk mempromosikan potensi pariwisata sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.
Sebagai kota wisata dan tujuan kunjungan, Bukittinggi terus menghadirkan berbagai kegiatan berskala regional maupun nasional.
Dengan luas wilayah sekitar 25 kilometer persegi yang terdiri atas tiga kecamatan dan 24 kelurahan, Kota Jam Gadang ini memiliki beragam potensi wisata sejarah, alam, budaya, hingga kuliner.
Minang Geopark Run 2026 menjadi salah satu wujud konsistensi Pemerintah Kota Bukittinggi dalam mengembangkan konsep sport tourism.
Selain mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat, kegiatan ini juga menjadi sarana promosi kawasan Geopark di Sumatera Barat, khususnya Ngarai Sianok yang memiliki daya tarik alam luar biasa.
Bahkan, kawasan Ngarai Sianok tengah diarahkan untuk memperoleh pengakuan sebagai bagian dari jaringan UNESCO Global Geopark (UGGP).
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, yang hadir bersama Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi Rismal Hadi, Sekda Kabupaten Agam Muhammad Lutfi, Founder Geopark Run Yv Tri Saputra, serta Ihsan Rahmadi Putra selaku penggerak kegiatan, menyampaikan bahwa Geopark Run Series merupakan momentum penting untuk memperkenalkan Bukittinggi kepada masyarakat yang lebih luas.
Menurut Ramlan, Bukittinggi tidak hanya dikenal sebagai kota wisata sejarah dan perjuangan, tetapi juga memiliki kekayaan alam, budaya, serta kuliner yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
Ia berharap kehadiran ribuan peserta dan pengunjung dari berbagai daerah dapat memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
"Melalui event seperti ini, kita ingin membangkitkan perekonomian masyarakat lokal, memuliakan bumi, dan menyejahterakan masyarakat," ujar Ramlan.
Ia menjelaskan, setiap kegiatan yang diselenggarakan di Bukittinggi diharapkan tidak sekadar menjadi hiburan atau ajang olahraga, tetapi juga mampu memberikan manfaat ekonomi secara langsung kepada masyarakat.
Dampak tersebut di antaranya melalui peningkatan tingkat hunian hotel, aktivitas rumah makan dan kuliner, serta pergerakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
"Setiap event yang digelar harus bisa menyentuh perekonomian masyarakat. Peserta dari luar daerah tentu berpotensi meningkatkan aktivitas ekonomi selama berada di Bukittinggi," jelasnya.
Ramlan menegaskan, pemerintah daerah tidak semata-mata mengejar prestasi olahraga melalui kegiatan tersebut. Lebih dari itu, Minang Geopark Run diharapkan menjadi media promosi sejarah, budaya, dan potensi wisata Bukittinggi.
"Kami ingin memperkenalkan Bukittinggi sebagai Kota Perjuangan, sekaligus mengenalkan sejarah dan budaya yang kita miliki. Kita tidak semata-mata mengejar prestasi, tetapi bagaimana kegiatan ini mampu mempromosikan pariwisata dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, termasuk UMKM yang jumlahnya lebih dari 10.000," ungkapnya.
Sebagai bagian dari upaya memperkuat daya tarik wisata melalui kegiatan olahraga, Ramlan juga menyampaikan rencana penyelenggaraan kembali Jam Gadang Fun Run pada Juni 2027.
Kegiatan tersebut akan menjadi bagian dari program 1.001 Event Pemerintah Kota Bukittinggi untuk meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus memperkenalkan sejarah dan budaya daerah.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bukittinggi, Heriman, mengatakan Minang Geopark Run 2026 turut memberikan dampak positif terhadap aktivitas perdagangan masyarakat.
Menurutnya, sejumlah sektor yang merasakan manfaat kegiatan tersebut antara lain pedagang kuliner, penjual aksesori dan cendera mata, pelaku usaha rumah makan, serta sektor perhotelan.
Dengan demikian, penyelenggaraan Minang Geopark Run tidak hanya memperkuat promosi pariwisata Sumatera Barat, khususnya Bukittinggi dan Kabupaten Agam, tetapi juga membuka peluang peningkatan pendapatan bagi pelaku usaha lokal.
Event ini diharapkan terus berkembang menjadi agenda wisata olahraga yang mampu mengangkat potensi alam dan budaya Minangkabau sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat.
Pewarta: Syahyetti Syamra
Penyunting: Dewi Apriatin
Pengunjung: 457
©2026 tingkap.co
