Reses II

Wakil Ketua I DPRD Tanjab Barat Sjafril Simamora Gelar Reses, Fokus Mendengar Suara Warga

260209144717-wakil.jpg

Foto: Prokopim/tjb

Masa Reses II Tahun Sidang 20252026 yang berlangsung pada rentang tanggal 3 hingga 8 Februari 2026 dimanfaatkan oleh Sjafril untuk turun langsung ke tengah warga.

KUALA TUNGKAL, TINGKAP.CO - Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, H. Muh. Sjafril Simamora, S.H., menjadikan masa reses sebagai kesempatan untuk berkomunikasi langsung dengan masyarakat, dengan fokus utama pada ruang dialog meskipun dalam kondisi keterbatasan anggaran.

Masa Reses II Tahun Sidang 20252026 yang berlangsung pada rentang tanggal 3 hingga 8 Februari 2026 dimanfaatkan oleh Sjafril untuk turun langsung ke tengah warga. Salah satu lokasi reses diadakan di RT 09, Jalan Sejahtera II, Kelurahan Sriwijaya, Kecamatan Tungkal Ilir, Rabu (4/2/2026). Acara tersebut dihadiri oleh masyarakat dari Daerah Pemilihan (Dapil) I, yang mencakup wilayah Kecamatan Tungkal Ilir, Bram Itam, dan Seberang Kota.

Kegiatan reses kali ini dijalankan dengan suasana sederhana dan efisien. Pengurangan alokasi anggaran yang dikeluarkan pemerintah pusat sesuai kebijakan Kementerian Keuangan membuat kegiatan ini tidak disertai dengan program pembangunan fisik maupun penyaluran bantuan hibah. Namun demikian, pertemuan berlangsung dengan suasana hangat melalui sesi diskusi terbuka antara perwakilan rakyat dan warga masyarakat. 

Sjafril menegaskan bahwa makna utama dari reses bukan terletak pada pelaksanaan proyek, melainkan pada proses mendengarkan serta mencatat secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

"Meskipun anggaran yang tersedia terbatas dan kegiatan tidak dapat menyertakan elemen pembangunan atau hibah, reses ini tetap menjadi wadah yang sangat penting bagi kami di DPRD untuk menangkap dan menyerap aspirasi dari masyarakat. Setiap masukan yang disampaikan akan kami catat secara seksama dan akan kami perjuangkan sesuai dengan kewenangan yang ada," ujarnya.

Berbagai keluhan serta harapan dari warga disampaikan secara terbuka, mencakup berbagai aspek mulai dari permasalahan terkait lingkungan hidup hingga kebutuhan akan peningkatan pelayanan publik. Seluruh aspirasi tersebut telah dicatat dan akan dijadikan sebagai bahan dasar untuk diperjuangkan di forum parlemen daerah.

Melalui kegiatan reses ini, Sjafril berharap agar komunikasi antara DPRD dan masyarakat dapat terus terjaga dengan baik. Selain itu, hasil dari reses ini juga diharapkan dapat menjadi dasar yang kokoh dalam menyusun kebijakan serta menentukan arah pembangunan daerah, sehingga lebih sesuai dengan kebutuhan yang sebenarnya dialami oleh warga masyarakat di masa mendatang.

Pewarta: Achmad Raihan
Penyunting: Ghea Reformita
Pengunjung: 81
©2026 tingkap.co

Komentar