Kebutuhan Pokok
Jelang Ramadhan Sejumlah Harga Kebutuhan Pokok di Bandung Raya Mengalami Kenaikan, Stok Stabil

@tingkap/Alfen Hoesin
Harga cabai merah keriting di Pasar Soreang, Kabupaten Bandung naik dari Rp. 30 ribu/kg menjadi Rp. 36 ribu/jg.
BANDUNG, TINGKAP.CO - Harga kebutuhan pokok di pasar-pasar di Bandung Raya menjelang Ramadhan mengalami kenaikan, terutama pada komoditas cabai dan ayam potong.
Harga cabai rawit merah naik dari Rp. 50 ribu menjadi Rp. 100 ribu/kg, sedangkan cabai tanjung naik dari Rp. 30-35 ribu menjadi Rp. 45 ribu/kg. Ayam potong juga mengalami kenaikan dari Rp. 38 ribu menjadi Rp. 40 ribu/kg.
Pemerintah Kota Bandung memastikan bahwa harga kebutuhan pokok masih relatif stabil, namun tetap memantau situasi dan berkoordinasi dengan produsen serta memeriksa jalur distribusi pangan untuk mengantisipasi kenaikan harga yang lebih tinggi. Selain itu, Pemda Kota Bandung juga akan menggelar bazar murah untuk menyediakan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Beberapa pedagang di Pasar Kosambi, Bandung, juga melaporkan bahwa kenaikan harga ini berdampak pada daya beli masyarakat, sehingga pembeli cenderung mengurangi jumlah belanja. Namun, stok barang masih aman dan pedagang sudah mulai menambah persediaan menjelang Ramadhan.
Suasana pasar Soreang, Kabupaten Bandung, Minggu siang 15 Februari 2026 (@tingkap/Alfen Hoesin)
Sementara di Pasar Soreang Kabupaten Bandung kenaikan harga serupa juga terjadi. Harga cabai merah keriting naik dari Rp. 30 ribu/kg menjadi Rp. 36 ribu/kg.
Kepada TINGKAP.CO Minggu (15/2/2926) siang Ningsih seorang pedagang di Pasar Soreang, Kabupaten Bandung mengungkapkan sejak beberapa hari ini terjadi kenaikan cabai merah keriting dari Rp. 30 ribu menjadi Rp. 36 ribu.
"Stok banyak harga sejak beberapa hari ini terjadi kenaikan sekitar Rp. 6 ribu/kg. Harga sebelumnya Rp. 30 ribu naik menjadi Rp. 36 ribu/kg. Harga sayuran lainnya kenaikannya sedikit," ungkap Ningsih.
Menyambut bulan suci Ramadhan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung menggelar Gerakan Pasar Murah (GPM) di Jl. Arjuna, Bandung, Jumat (13/2/2026). Selamat tahun 2026 DKPP mengagendakan kegiatan GPM 32 kali.
Kepala DKPP Kota Bandung Gin Gin Ginanjar mengatakan kegiatan GPM ditujukan untuk menjaga stabilitas harga. Oleh karena itu, katanya, bahan pangan murah yang disediakan mengutamakan untuk komoditas yang sedang mengalami kenaikan.
Pewarta: Alfen Hoesin
Penyunting: Alfen Hoesin
Pengunjung: 102
©2026 tingkap.co
