Cancel Flight
Maskapai Wings Air Lakukan Cancel Flight di Bandara Mukomuko, Kepala UPBU Bungkam

istimewa
Maskapai Wings Air lakukan Cancel Flight di Bandara Mukomuko
MUKOMUKO,TINGKAP.CO - Maskapai Wings Air merupakan transportasi udara komersial yang baru-baru ini launching di Bandara Mukomuko sebagai transportasi udara.
Pada 1 April lalu, tiba-tiba Plt Air port Maneger Lion group layangkan surat kepada Kepala Unit Pelayanan Bandar Udara (UPBU) Mukomuko soal adanya Cancel flight atau pembatalan penerbangan di Bandara Mukomuko, dalam surat Nomor : 001/ADM-MVC/IV/2025 tentang pemberitahuan Cancel Wings Air.
Cancel Flight (pembatalan penerbangan ) Maskapai Wings Air di bandara Mukomuko yang notabenenya terkait Operational terhitung sejak tanggal 2 April 2025 hingga tanggal 26 April 2025 mendatang.Terjadinya Cancel Flight itu ketika penerbangan tidak beroperasi sesuai rencana sesuai rincian schedule yang tercantum dalam surat itu.
Menyikapi adanya surat pembatalan operasional oleh Plt Lion Group Mukomuko itu, untuk maskapai Wings Air TINGKAP.CO berupaya mengkonfirmasi Kepala UPBU, Gatot melalui sambungan selulernya baik sambungan langsung maupun melalui pesan WhatsApp sehari setelah Surat pemberitahuan itu beredar.
Hingga berita ini ditayangkan Kamis, 10 April 2025 kepala Bandara Mukomuko, Gatot belum memberikan tanggapan atau jawaban terkait terjadinya Cancel Flight oleh pihak Maskapai Wings Air alias bungkam. Keterbukaan publik kepala bandara Mukomuko dipertanyakan.
Salah seorang sumber warga Mukomuko yang enggan disebutkan namanya kepada TINGKAP.CO mengatakan, bagi saya harga tiket pesawat tidak jadi soal, kalau kita membutuhkannya. Semua orang saya rasa sama.
"Dikhawatirkan kenapa bisa terjadi pembatalan operasional (Cancel Flight) bisa saja pihak perusahaan Wings Air mikir-mikir masuk. Yang jelas mereka tidak full kalau cuma 50% dari jumlahnya 70 orang maka tidak terjadi penerbangan apalagi jika peminatnya kurang dan tidak ada sama sekali," ungkap sumber tersebut.
Ditambahkannya, saya khawatir tidak akan bertahan lama lagi akan stop dan tidak akan melayani penerbangan lagi.
Pewarta: Japri
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 1.221
©2025 tingkap.co
