Dinamika di Bangladesh
Calon Terkuat Perdana Menteri Bangladesh Kembali Setelah 17 Tahun di Pengasingan

Foto: bbcnews
Tarique Rahman, tinggal di London selama 17 tahun, disambut oleh para pendukungnya di Dhaka
WASHINGTON DC, TINGKAP.CO - Tarique Rahman, calon terkuat untuk menjadi perdana menteri Bangladesh berikutnya, telah kembali ke negara tersebut setelah 17 tahun mengasingkan diri menjelang pemilu umum bersejarah.
Pria berusia 60 tahun ini merupakan tokoh utama keluarga Zia yang berpengaruh dan putra mantan perdana menteri Khaleda Zia.
Partai yang dipimpinnya, Partai Nasionalis Bangladesh (BNP), menargetkan kembalinya ke kekuasaan saat Bangladesh menggelar pemilu pada awal tahun depan.
Rahman, yang tinggal di London sejak 2008, diperkirakan akan menjadi pemimpin baru negara tersebut jika BNP keluar sebagai partai terbesar.
Kembalinya Rahman terjadi setelah mantan Perdana Menteri Sheikh Hasina digulingkan tahun lalu.
Dia menjadi subjek berbagai penyelidikan kriminal yang diluncurkan saat partainya, Awami League, berkuasa, tetapi dibebaskan dari semua tuduhan setelah rezimnya jatuh.
Para pendukung Rahman (Foto: bbcnews).
Hasina saat ini tinggal di pengasingan di India, dan partainya kemungkinan besar tidak akan diizinkan ikut serta dalam pemilu, yang banyak dianggap sebagai salah satu pemilu paling penting dalam sejarah Bangladesh.
Bulan lalu, Hasina dijatuhi hukuman mati atas perannya dalam menekan protes anti-pemerintah.
Menurut penyelidik PBB, hingga 1.400 orang tewas dalam kerusuhan yang dipimpin oleh mahasiswa.
Hasina, yang diadili secara in absentia, telah membantah melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan.
BNP mengatakan mereka memperkirakan jutaan orang akan memadati jalan-jalan Dhaka untuk merayakan kembalinya Rahman.
Pewarta: Vero I (Kor. Washington DC)
Penyunting: Alfen Hoesin
Pengunjung: 70
©2025 tingkap.co
Berita Terkait
- Gerbang Menuju Kelapangan Dada (Insyirah as-Sadr)
- Sepekan Bersama Profesor Mari Elka Pangestu
- Seorang Pria Tembak 8 Anak dan Istrinya Serta Seorang Wanita Lain di Shreveport, Louisiana
- Bandung Jadi Pusat Perhatian Dunia: Kilas Panjang Konferensi Asia Afrika 1955
- Sejarah Perang Saudara AS, Kolerasinya dengan Perang Moderen Asimetris
- Diambang Perang Dahsyat, Perundingan AS - Iran Gagal Mencapai Kesepakatan
- Ini Bukan di Jepang, Suasana Eksotik Bunga Sakura Hiasi Musim Semi di Washington DC
- Dubes Prof. Dwisuryo Hadir di Annual General Assembly & Halal bi Halal IMAAM
- Protes "No Kings" Menentang Trump Meluas, Menarik Jutaan Orang di Seluruh AS
- Cuaca Dingin Melanda Eropa dan Siklon Menerjang Australia
