Perlindungan Atlet

Lindungi 1.231 Atlet dan Ofisial, Bupati Bandung Pastikan BPJS Ketenagakerjaan Berlanjut Setiap Tahun

261009132205-lindu.jpg

Dok. Diskominfo Kab. Bandung

KDS pastikan 1.231 atlet, ofisial, dan tenaga keolahragaan kontingen Kabupaten Bandung mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan menjelang Porprov XV Jawa Barat 2026.

SOREANG, TINGKAP.CO - Bupati Bandung Dadang Supriatna atau yang akrab disapa KDS memastikan sebanyak 1.231 atlet, ofisial, dan tenaga keolahragaan kontingen Kabupaten Bandung mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026.

Tak hanya untuk menghadapi Porprov, Dadang juga menegaskan komitmennya agar perlindungan jaminan sosial bagi insan olahraga tersebut terus berlanjut dan dianggarkan setiap tahun.

Komitmen itu disampaikan KDS saat menghadiri penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bandung dan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Soreang, Jumat (9/10/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Bandung, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), pengurus KONI, perwakilan cabang olahraga, serta para atlet yang akan berlaga di Porprov XV Jawa Barat 2026.

Dalam kerja sama tersebut, para peserta mendapatkan perlindungan berupa Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Perlindungan ini diharapkan memberikan rasa aman kepada atlet dan ofisial selama menjalankan aktivitas olahraga serta mempersiapkan diri menghadapi kompetisi.

Ini menindaklanjuti statement saya 23 tahun yang lalu bahwa seluruh atlet itu sebenarnya sudah saya tegaskan untuk semuanya mempunyai BPJS

Ketenagakerjaan. Kondisi hari ini, baik atlet maupun pelatih dan juga seluruh kontingen berjumlah 1.231 orang itu seluruhnya akan diberikan BPJS Ketenagakerjaan, tegas KDS.

Menurut Dadang, perlindungan terhadap atlet tidak boleh berhenti hanya karena penyelenggaraan Porprov telah selesai.

Pemerintah daerah harus memastikan jaminan sosial bagi insan olahraga menjadi program berkelanjutan.
Karena itu, ia meminta Kepala Dispora Kabupaten Bandung memasukkan kebutuhan anggaran BPJS Ketenagakerjaan dalam perencanaan anggaran setiap tahun.

"Tentu saya berharap bahwa bukan hanya kerja sama pada saat Porprov saja. Tapi setelah Porprov selesai, saya berharap Pak Kadispora dalam proposalnya nanti, saya minta untuk BPJS Ketenagakerjaan ini tetap dimasukkan dalam anggaran setiap tahunnya," ujar Dadang.

Ia menegaskan, kebijakan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan kepada atlet dan pengurus olahraga yang telah berkontribusi membawa nama Kabupaten Bandung di berbagai ajang kompetisi.

Dengan adanya jaminan sosial, para atlet diharapkan dapat lebih fokus menjalani latihan dan pertandingan tanpa mengabaikan aspek perlindungan terhadap risiko yang mungkin terjadi.
 
Selain memastikan perlindungan bagi kontingen, KDS juga membakar semangat para atlet agar tampil maksimal dan membawa Kabupaten Bandung meraih prestasi terbaik di Porprov XV Jawa Barat 2026.

Ia secara tegas menyampaikan target agar Kabupaten Bandung mampu merebut gelar juara umum dalam ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.

"Kumaha carana pokona mah, Kabupaten Bandung harus jadi juara. Urusan teknis dan nonteknis itu wewenang Ketua Kontingen. Walaupun tidak mahal, tapi minimal meriah dan menjadi juara di Porprov nanti," ujarnya penuh optimisme.

Pernyataan tersebut menjadi dorongan bagi seluruh atlet dan jajaran kontingen untuk memaksimalkan persiapan, baik dari sisi fisik, mental, maupun kemampuan teknis masing-masing cabang olahraga.
 
Dukungan dan perhatian Pemerintah Kabupaten Bandung mendapat sambutan positif dari para atlet. Mereka menilai jaminan perlindungan sosial menjadi salah satu bentuk perhatian penting terhadap keselamatan dan kesejahteraan atlet.

Abdul, perwakilan atlet cabang olahraga hoki Kabupaten Bandung, menyampaikan apresiasi kepada Bupati Bandung atas fasilitas perlindungan BPJS Ketenagakerjaan yang diberikan kepada kontingen.

"Terima kasih kepada Bapak Bupati Bandung yang telah memberikan BPJS Ketenagakerjaan kepada para atlet, sehingga kami dapat terjamin kesehatannya untuk jangka sekarang dan jangka ke depannya," kata Abdul.

Ia menambahkan, para atlet telah menjalani persiapan sejak jauh-jauh hari dan siap berjuang memberikan hasil terbaik bagi Kabupaten Bandung.

"Kami telah mempersiapkan fisik, mental, dan teknik dari jauh-jauh hari dan siap membawa Kabupaten Bandung mendapatkan emas," ungkapnya.
 
Program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan tersebut mencakup total 1.231 peserta kontingen Kabupaten Bandung, terdiri atas 929 atlet serta 302 ofisial dan tenaga keolahragaan.

Pembiayaan kepesertaan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bandung melalui dana hibah KONI Kabupaten Bandung Tahun Anggaran 2026.

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Bandung berharap para atlet dapat bertanding dengan lebih tenang, meningkatkan performa, serta berjuang maksimal untuk mengharumkan nama daerah di Porprov XV Jawa Barat 2026.

Perlindungan sosial yang berkelanjutan sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem olahraga yang lebih aman, profesional, dan berorientasi pada prestasi.

Pewarta: Martin Abidin
Penyunting: Dewi Apriatin
Pengunjung: 80
©2026 tingkap.co

Komentar