Kecelakaan

Handel Pintu Bus Sekolah Copot Renggut Nyawa Seorang Pelajar

260109054909-hande.jpg

@tingkap/Japri

Bus angkutan sekolah milik PT Agromuko

MUKOMUKO, TINGKAP.CO - Nasib naas menimpa seorang pelajar putri di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu kehilangan nyawanya secara tragis saat Bus Sekolah yang ditumpangi mengalami gangguan handel pintu tambahan sehingga copot dari dudukannya.

Akibatnya seorang pelajar putri dengan posisi tepat berada di pintu terlepar keluar dan mengalami benturan keras dibagian kepala, hingga nyawanya tak tertolong.

Kasat lantas Polres Mukomuko AKP Rully Zuldh Fermana, S.I.K., MSi, membenarkan adanya kecelakaan tunggal yang melibatkan satu unit bus sekolah di Jalan Lintas Barat Sumatera, wilayah Desa Air Dikit, Kecamatan Air Dikit, Kabupaten Mukomuko, Senin (5/1/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

Menurutnya, Kendaraan yang terlibat merupakan bus sekolah merek Mitsubishi Canter berwarna putih dengan nomor polisi BD 7072 N TF, dikemudikan oleh W (49), warga setempat asal Kecamatan Air Dikit. Menurut penjelasannya, bus tersebut membawa sekitar 35 pelajar yang baru pulang sekolah dari arah Mukomuko menuju Kecamatan Penarik. Saat melintas di area jembatan Desa Air Dikit, kendaraan diduga menghantam lubang di jalan hingga menyebabkan hentakan keras.

"Benturan itu membuat pintu depan di sisi kiri bus terbuka secara tiba-tiba. Naasnya, seorang pelajar berinisial NSM (14) yang berdiri di dekat pintu terjatuh ke badan jalan," ungkap AKP Rully.

Korban dilaporkan mengalami luka robek di bagian kepala sebelah kiri dan luka lecet di siku kanan. "Korban sempat mengalami luka serius di bagian kepala serta luka lecet di tangan, Warga bersama petugas langsung mengevakuasi korban ke RSUD Mukomuko untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawa korban tak tertolong, korban dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUD Mukomuko," imbuhnya.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menduga penyebab utama insiden tersebut adalah pintu kendaraan yang sudah tidak layak dan tidak tertutup rapat ketika bus melintas di jalan yang bergelombang.

"Untuk keperluan penyelidikan, sopir beserta kendaraan sudah kami amankan. Kasus ini kini sedang ditangani Unit Penegakan Hukum Satlantas Polres Mukomuko," ujar Rully.

Bus angkutan sekolah diketahui merupakan milik perusahaan Mukomuko Palm Oil Mill (PO MILL) PT Agromuko.

Dikonfirmasi TINGKAP.CO, kronolgis kejadian, dua orang mengaku perwakilan bagian humas PT Agromuko yang tidak mau menyebutkan namanya saat melakukan pengecekan handel pintu bus sekolah yang lepas di halaman Kantor Satlantas Polres Mukomuko Kamis, (8/1/2026). Dikatakan bahwa korban tidak ada izin untuk bisa menumpang 

"Kejadiannya pulang sekolah, korban menumpang bus PT Agromuko sedangkan dia bukan karyawan PT Agromuko dan izin sama supir langsung tidak ada secara resmi dari perusahaan," tutur yang mengaku perwakilan bagian Humas PT Agromuko.

Ia juga mengatakan," surat dari desa itu permohonannya untuk anak SMA sedangkan korban anak SMP," kilahnya.

Ditanya soal Tempat Kejadian Perkara (TKP) dirinya mengaku tidak tahu.

"Tempat kejadiannya kita tidak tau pasti katanya, kalau kondisi bus bagus dan kita sudah buat doble lock juga kenapa bisa lepas kita juga belum tau karena baru hari ini kita turun," ujarnya.

Terkait meninggalnya korban tersebut perwakilan humas PT Agromuko tidak bisa menjelaskan menurutnya bukan pemilik perusahaan.

Pewarta: Japri
Penyunting: Alfen Hoesin
Pengunjung: 358
©2026 tingkap.co

Komentar