Reses

Reses Tahap I, Yudha Puja Turnawan Sebut Budaya Kesenian Sunda Harus Dijaga dan Dilestarikan

251015130644-reses.jpg

Foto: @tingkap/Agus Sopian

Salah seorang anggota DPRD Kabupaten Garut, Fraksi PDI Perjuangan, Yudha Puja Turnawan menyebutkan, budaya, Kesenian Sunda harus dijaga dan dilestarikan!

GARUT, TINGKAP.CO - Salah seorang anggota DPRD Kabupaten Garut, Fraksi PDI Perjuangan, Yudha Puja Turnawan menyebutkan, budaya, Kesenian Sunda harus dijaga dan dilestarikan! 

Demkian hal itu disampaikan saat menggelar Reses Masa Sidang tahap 1 melalui tema Ngamumule sareng Ngalestarikeun Seni Budaya Sunda Titingal Karuhun Urang, di gedung Art Center, jalan Proklamasi, Garut, Senin (13/10/2025).

Menurutnya, menyerap beragam aspirasi dari para pelaku seni dan masyarakat. Diantara yang paling menonjol, yaitu keinginan besar mereka supaya kesenian Sunda terus dijaga dan dilestarikan, terutama di kalangan generasi muda.

Secara umum aspirasi mereka adalah kesenian Sunda harus dijaga, harus dilestarikan. Ada yang sifatnya bantuan untuk sanggar-sanggar mereka, tentu ini akan saya minta untuk dibuat proposalnya, bantuan-bantuan peralatan degung, peralatan pencaksilat,

Lanjut ia menjelaskan,dalam reses ini melibatkan para budayawan Sunda sebagai bentuk upaya menjembatani aspirasi seniman lokal supaya bisa masuk dalam alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Garut maupun kebijakan kebudayaan lainnya.

Bukan hanya itu, para seniman dari berbagai wilayah di Dapil 1 juga mengutarakan harapan mereka supaya diberi ruang tampil secara rutin di tempat umum maupun destinasi wisata Garut.

Tadi juga aspirasi dari para seniman, agar mereka bisa tampil, perform secara rutin di ruang-ruang publik, seperti di destinasi wisata seperti di Situ Cangkuang, Situ Bangenbit, Kampung Kulo, dan destinasi lainnya,

Selain soal ruang berekspresi, ada juga aspirasi dari masyarakat supaya muatan lokal (Mulok) kesenian Sunda bisa kembali dihidupkan di tingkat SD dan SMP. Tujuannya supaya generasi muda tetap akrab dengan budaya daerahnya sendiri.

"Kemudian juga, mereka ingin ada muatan lokal juga di SD maupun di SMP, ingin agar kesenian Sunda ini teragam ya, mau degung, mau karawitan, mau kacapi suling, mau tarian, dan yang lainnya, itu masuk dalam muatan lokal kurikulum SD maupun SMP di Kabupaten Garut," jelasnya.

Pewarta: Agus Sopian
Penyunting: Alfen Hoesin
Pengunjung: 173
©2025 tingkap.co

TAGS:

Komentar