Liburan
Wisata Tunggang Kuda di Si Jalak Harupat Laris Manis

Foto : Martin Abidin
Wisata tunggang kuda laris manis
SOREANG, TINGKAP.CO – Wisata tunggang kuda di kawasan Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat hari-hari libur sekolah semakin banyak peminatnya.
Bagi masyarakat Soreang dan sekitarnya, olahraga pagi setiap hari Minggu bersama keluarga di Stadion yang terletak tidak jauh dari pintu tol Soreang itu sudah menjadi hobi tersendiri. Selain olahraga, ibu-ibu bisa berbelanja kebutuhan dapur di pasar kaget, di seberang stadion.
Bahkan tidak hanya itu, sambil membawa anak-anak rekreasi diantaranya jasa wisata tunggang kuda. Wisata tunggang kuda ini salah satu daya tarik tersendiri bagi anak-anak.
Salah seorang pemilik kuda bernama Agung menuturkan bahwa ada peningkatan omset pendapatannya selama musim liburan tiba.
“Alhamdulillah pak ada peningkatan pendapatan sejak liburan anak-anak sekolah,” ujar Agung kepada TINGKAP.CO, di kawasan Stadion terbesar di Kabupaten Bandung itu, Minggu (29/12/2024).
Agung mengaku pendapatannya bisa mencapai Rp. 500.000,-. “Tiap ada liburan sekolah pasti ada peningkatan. Biasanya pada hari-hari biasa sekitar Rp. 250.000,- sampai Rp. 300.000,-. Kalau hari libur begini bisa mencapai Rp. 500.000,-,” urai warga Desa Parungserab, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung itu.
Menurut Agung, usahanya sebagai penyedia jasa wisata tunggang kuda cukup untuk menghidupi kebutuhan keluarganya.
“Sangat mencukupi pak untuk menafkahi keluarga. Memang harga kuda tidak murah. Kuda yang masih kecil harganya bisa mencapai Rp.30 juta. Kalau yang sudah besar Rp. 40 juta pak. Tapi dengan penghasilan yang cukup in syaa Allah modal cepat kembalinya,” papar Agung.
Pewarta: Martin Abidin
Penyunting: Alfen Hoesin
Pengunjung: 327
©2024 tingkap.co
Berita Terkait
- Perkuat Sinergi dengan Media, Kapolres Mukomuko: Pers Mitra Strategis Polri
- 500 Warga Maros Antusias Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis, TBC Dideteksi dengan X-Ray Portabel
- Pascademonstrasi, Pemkot Bandung Kebut Bersihkan Vandalisme di Simpang Lima hingga Braga
- Penghimpunan Zakat BAZNAS Garut Turun Jadi Rp13 Miliar, Ini Penyebabnya
- Bukittinggi Ikuti Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik 2026, Sekda Paparkan Komitmen Pemkot
- Satpas Polres Cimahi Pangkas Waktu Tunggu SIM hingga 35 Persen, Layanan Digital Diperkuat
- Bandung Perkuat Siskamling Siaga Bencana, Target Turunkan Risiko Bencana dari 95,15 Jadi 85,15
- Kisah Petugas Damkar Bandung: Berpacu dengan Waktu, Bertaruh Nyawa demi Menyelamatkan Sesama
- Krisis Air Bersih Maros Makin Parah, IPA Pattontongan 54 Hari Berhenti Beroperasi
- Baznas Bandung Himpun Zakat Rp23 Miliar, Farhan Bidik Kontribusi Muzaki Naik Tiga Kali Lipat
