Wisnus

Wisatawan Nusantara ke Jabar Tembus 149,69 Juta Perjalanan, Tertinggi Sejak 2021

261001195431-wisat.jpg

Foto: pixabay

Orchid Forest, Cikole, Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

BANDUNG, TINGKAP.CO - Pariwisata Jawa Barat menunjukkan pertumbuhan positif sepanjang Januari-Agustus 2026. Jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) ke berbagai destinasi di Jabar mencapai 149,69 juta perjalanan, meningkat 5,78 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat mencatat, angka tersebut menjadi jumlah perjalanan wisnus tertinggi untuk periode JanuariAgustus sejak 2021.

"Jumlah perjalanan wisnus periode Januari sampai Agustus 2026 merupakan yang tertinggi dibandingkan periode yang sama sejak 2021," kata Kepala BPS Jawa Barat Margaretha Ari Anggorowati dalam Rilis Berita Resmi Statistik, Kamis (1/10/2026).

Wilayah Bodebek (Bogor, Depok, Bekasi) dan Bandung Raya masih menjadi magnet utama wisatawan nusantara. Kedua kawasan tersebut menyumbang 52,41 persen dari total tujuan perjalanan wisnus di Jawa Barat.

The Great Asia Africa, Lembang, Kabupaten Bandung Barat (Foto: pixabay)

Tak hanya wisatawan domestik, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) melalui Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati juga mengalami peningkatan.

Pada Agustus 2026, tercatat 308 kunjungan wisman melalui Bandara Kertajati. Jumlah tersebut melonjak 32,76 persen dibandingkan bulan sebelumnya secara month-to-month (m-to-m).

Warga negara Singapura menjadi wisman yang paling banyak tercatat masuk ke Jawa Barat melalui Bandara Kertajati. Porsinya mencapai 58,77 persen dari total kunjungan.

Sementara Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) WHOOSH juga semakin berperan dalam mendukung mobilitas wisatawan mancanegara menuju Jawa Barat.

Sepanjang JanuariAgustus 2026, tercatat 127.885 kunjungan warga negara asing (WNA) masuk ke Jawa Barat melalui WHOOSH dengan tujuan Stasiun Tegalluar, Padalarang, dan Karawang.

Dari tiga stasiun tersebut, Stasiun Tegalluar menjadi pintu masuk utama dengan kontribusi mencapai 87,85 persen.
Khusus Agustus 2026, jumlah kunjungan WNA melalui WHOOSH mencapai 22.189 kunjungan, atau meningkat 23,65 persen dibandingkan Agustus 2025.

Kereta api cepat Whoosh menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan (Foto: pixabay)

Pertumbuhan mobilitas wisatawan juga tercermin dari tingkat hunian hotel. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang di Jawa Barat pada Agustus 2026 tercatat 47,99 persen.

Secara year on year (yoy), angka tersebut meningkat 5,86 poin dibandingkan Agustus 2025.

Data tersebut menunjukkan geliat pariwisata Jawa Barat terus bergerak, baik dari sisi perjalanan wisatawan nusantara, kedatangan wisatawan mancanegara, maupun tingkat hunian akomodasi.

Pewarta: Hamada
Penyunting: Dewi Apriatin
Pengunjung: 281
©2026 tingkap.co

Komentar