Narkoba Meningkat

Kapolresta Bukittinggi Ruly Indra W, Kasus Narkoba Terjadi Peningkatan Sepanjang Tahun 2025

260101142219-kapol.jpg

@tingkap/Syahyetti Syamra

Kapolres Bukittinggi, Kombespol Ruly Indra Wijayanto, S.IK,  M.Si, paparkan kegiatan akhir tahun 2025, dihadapan para Jurnalis Rabu (31/12-2025).

BUKITTINGGI, TINGKAP.CO -Kapolresta Bukittinggi, Kombespol Ruly Indra Wijayanto, S.IK M.Si, paparkan kegiatan akhir tahun 2025, dihadapan para Jurnalis Rabu (31/12-2025), di ruangan aula Mapolres. Sebelas kegiatan Operasi dilaporkan secara detail selama kurun waktu satu tahun berjalan (tahun 2025).

Kapolresta Kombes Pol Ruly Indra Wijayanto, SIK, M.Si didampingi, Kabag Ops Kompol Al Indra, SH, MH, Kasat Lantas, AKP M Irsyad Fathurahman, S.IK, Kasat Resnarkoba AKP Nofridal, SH, Kasat Reskrim Iptu R Manurung, SH, dan Kasi Humas Iptu Gunawan.

Kasus Kriminalitas tercatat sepanjang tahun 2025 (Januari - Desember) pengaduan 359 kasus dan mengalami peningkatan dibanding tahun 2024 tercatat 294 kasus naik sebesar 22,11 .

Kasus narkoba mengalami peningkatan, tahun 2024 tercatat 74 kasus, tahun 2025 / 94 kasus, sementara penyelesaiannya bisa diselesaikan . Data tahun 2025 / 94 kasus , dengan tersangka 93 orang / 2024 dan 123 orang / 2025 ,sehingga terjadi kenaikan kasus narkoba 27 persen. Sementara Barang Bukti ( BB ) yang didapat anggota Polres tercatat 22, 118, 36 gram Ganja , BB Sabu 591,58 gram,dan jenis Extasy 57 1/2 butir," urai Kapolresta dengan transparan .

Kasus Laka mengalami penurunan, tahun 2024 tercatat 6.425 tilang, tahun 2025 / 3.526, dalam penanganan petugas memberikan teguran dan edukasi kepada pelaku yang menyalahi aturan berlalu lintas .

Kapolresta Ruly, menyampaikan 
beberapa kasus tunggakan kasus. "Tetap menjadi PR dan diselesaikan pada waktu dekat," ujarnya.

Terkait Barang Bukti (BB) yang menjadi sitaan pihaknya akan melskukan pemusnahan, barang bukti yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap seperti narkoba, minuman keras dan beberapa barang lainnya.

Menghadapi malam pergantian tahun 2025 ke tahun 2026, malam tahun baru, Kapolres mengerahkan seluruh anggota dan dibagi per regu untuk melakukan patroli mengontrol kegaiatan masyarakat.

Himbauan dari pusat sampai ke daerah untuk menunjukkan rasa empati di tengah bencana alam yang melanda beberapa daerah agar tidak menyalakan kembang api atau kegiatan hiburan.

"Kalau kita menemukan, akan diambil tindakan tegas dengan menyita kembang api/mercon serta memberikan pemahaman dan edukasi pada masyarakat," ulas Kapolresta Bukittinggi.

Pewarta: Syahyetti Syamra
Penyunting: Ghea Reformita
Pengunjung: 1.081
©2025 tingkap.co

Komentar