Trump Menuai Badai

Aktivis Rusak Resor Golf Trump Atas Wacananya Tentang Pengosongan Gaza

250310032220-aktiv.jpg

Foto: apnews

Para aktivis pro-Palestina mengatakan pada hari Sabtu (8/3/2025) bahwa mereka telah merusak salah satu resor golf milik Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Skotlandia sebagai tanggapan atas usulannya untuk mengosongkan Jalur Gaza dari penduduk Palestina.

WASHINGTON DC, TINGKAP.CO - Para aktivis pro-Palestina mengatakan pada hari Sabtu (8/3/2025) bahwa mereka telah merusak salah satu resor golf milik Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Skotlandia sebagai tanggapan atas usulannya untuk mengosongkan Jalur Gaza dari penduduk Palestina.

Melansir apnews, para aktivis menargetkan lapangan golf dan hotel Turnberry milik Trump di Barat Daya Skotlandia semalam, dengan membuat tulisan dengan cat "Gaza Tidak Dijual" dalam huruf-huruf besar di halaman dan menggunakan cat semprot merah di dinding eksterior club house.

Kelompok Palestine Action mengatakan bahwa mereka "menolak perlakuan Donald Trump terhadap Gaza yang seolah-olah Gaza adalah miliknya yang bisa dibuang sesuka hati."

Baca juga: Trump Katakan Sesuatu Akan Terjadi Dengan Iran, Saat Ia Mendorong Negosiasi Kesepakatan Nuklir">Trump Katakan Sesuatu Akan Terjadi Dengan Iran, Saat Ia Mendorong Negosiasi Kesepakatan Nuklir

"Untuk memperjelas hal itu, kami telah menunjukkan kepadanya bahwa propertinya sendiri tidak aman dari tindakan perlawanan," katanya dalam sebuah pernyataan.

Polisi Skotlandia mengatakan telah menerima laporan tentang kerusakan pada lapangan golf pada Sabtu dini hari, dan penyelidikan sedang berlangsung.

Trump Turnberry menyebut aktivisme tersebut sebagai "tindakan kriminal yang kekanak-kanakan" dan mengatakan bahwa pihaknya akan memastikan hal itu tidak mempengaruhi bisnisnya.

Baca juga:  Gaza">Pasca AS Cabut Sebagian Embargo Senjata, Israel Tutup Semua Bantuan Masuk Gaza

Masa depan Gaza masih tidak menentu karena gencatan senjata tahap pertama yang menghentikan perang selama 15 bulan antara Israel dan Hamas berakhir tanpa kejelasan mengenai apa yang akan terjadi selanjutnya karena perjanjian tahap kedua belum disepakati.

Pewarta: Vero Iskandar (Washington DC)
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 160
©2025 tingkap.co

Komentar