Proklamator

Bukittinggi Orchestra Meriahkan Puncak Perayaan 123 Tahun Bung Hatta

250814212542-bukit.jpg

Foto: Istimewa

Wawako Ibnu Asis hadiri acara Bukittinggi orchestra puncak 123 tahun Bung Hatta.

BUKITTINGGI, TINGKAP.CO - Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, hadiri Bukittinggi Orchestra, sebagai puncak peringatan 123 tahun kelahiran Proklamator Bung Hatta, berlangsung di Balairung Rumah Dinas Walikota Bukittinggi, Selasa 12 Agustus 2025.

Tema yang diusung "Meneladani Integritas , Kesederhanaan Pikiran Bung Hatta untuk Masa Depan Indonesia". Acara dilengkapi pelatihan kepemimpinan siswa Indonesia, pertunjukan Bukittinggi Orchestra dan pelatihan koperasi.

Momentum ini menjadi sarana menanamkan nilai kebangsaan, membentuk karakter generasi muda, dan memperkuat ekonomi kerakyatan.

Ketua Umum Yayasan Proklamator Bung Hatta (YPBH), Maizar Rahman, program yayasan bertujuan menggali dan melestarikan nilai kebangsaan yang diwariskan Bung Hatta. Ia mengapresiasi inisiatif membudayakan kembali lagu nasional, mengusulkan pembangunan Gedung Kebudayaan Hatta dan berharap Bukittinggi menjadi destinasi budaya yang membanggakan.

"Perayaan ini bukan sekadar hiburan, tetapi sarana meningkatkan rasa nasionalisme dan memperkuat identitas bangsa melalui musik dan pendidikan," ujarnya.

Sambutan virtual, Meutia Hatta mewakili keluarga Bung Hatta, menyampaikan terima kasih atas penyelenggaraan acara ini di Bukittinggi. Meutia menekankan pentingnya meneruskan pemikiran Bung Hatta yang sejak muda telah berkontribusi membangun pemerintahan, termasuk di sidang PBB dan perumusan dasar negara.

Bung Hatta dihormati karena pemikirannya yang kaya untuk kemajuan koperasi dan kesejahteraan rakyat. Diharapkan lebih banyak pihak memahami dan menerapkannya demi persatuan dan kemajuan bangsa,

Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menegaskan momentum 123 Bung Batta, bukan hanya seremonial, namun memiliki makna mendalam. Bukittinggi sebagai kota kelahiran Bung Hatta dan menjadi saksi sejarah kemerdekaan Indonesia. Pemko Bukittinggi sendiri berupaya untuk mengembalikan kembali nilai sejarah itu, sehingga Bukittinggi sebagai kota perjuangan, dapat dijadikan sebagai Daerah Khusus di Indonesia.

Bukittinggi Orchestra diinisiasi DPC PAPPRI dan YPBH bersama musisi berpengalaman dan akademisi ISI Padang Panjang, menjadi kebanggaan bagi Bukittinggi. Wawako mengapresiasi peran penyanyi lokal berprestasi, termasuk music director Muhammad Dery, yang diharapkan menginspirasi generasi milenial melalui musicpreneur.

"Bung Hatta teladan dalam bekerja dan berbuat untuk masyarakat. Melalui acara ini, semangat perjuangan kita kenalkan kembali kepada anak didik lewat pelajaran dan lagu perjuangan," ulas nya.

Pagelaran Bukittinggi Orchestra menampilkan lagu "Nyiak Hatta" ciptaan Edi Elmitos, serta lagu nasional seperti "Syukur", "Bung Hatta" dan "Rayuan Pulau Kelapa". Pertunjukan dibawakan oleh musisi profesional, akademisi, dan penyanyi berprestasi asal Bukittinggi.

Acara ini menjadi simbol kolaborasi Harapannya, momentum ini memperkuat posisi Bukittinggi sebagai kota budaya, destinasi wisata, sekaligus pusat kegiatan musik berkualitas nasional.

Pewarta: Syahyetti Syamra
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 585
©2025 tingkap.co

Komentar