BIJB

Kertajati Disiapkan Jadi Pusat Industri Strategis Pertahanan, KDM dan Kemhan Bahas Pengelolaan BIJB

261003232542-kerta.jpg

Dok. Diskominfo Jabar

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Kementerian Pertahanan (Kemhan) dalam pertemuan di BIJB Kertajati, Kamis (1/10/2026).

MAJALENGKA, TINGKAP.CO - Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, disiapkan untuk dikembangkan menjadi salah satu pusat industri strategis pertahanan dalam negeri.

Rencana tersebut dibahas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Kementerian Pertahanan (Kemhan) dalam pertemuan di BIJB Kertajati, Kamis (1/10/2026).

Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM mengatakan, pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut pembahasan sebelumnya yang digelar di Lembur Pakuan, Kabupaten Subang.

Menurut KDM, kerja sama pengelolaan BIJB Kertajati akan dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS).

Pengembangan kawasan tersebut, kata dia, pada tahap awal tidak semata-mata berorientasi pada aspek komersial.

"Pada tahap pertama kita tidak berpikir komersial dulu, keramaian atau pertumbuhan. Tetapi kita berpikir bagaimana PTDI ada di sini, kemudian MRO ada di sini, bengkel pesawat asing ada di sini, kemudian industri penunjang juga ada di sini," ujar KDM.

Dengan terkonsentrasinya berbagai aktivitas industri kedirgantaraan di kawasan Kertajati, KDM menilai akan terbentuk ekosistem industri yang saling terhubung.

"Tidak mungkin semuanya lokal. Pasti ada transfer antardaerah, antarprovinsi, bahkan antarnegara. Pada akhirnya nanti kebutuhan komersialnya akan tumbuh," katanya.

KDM juga menekankan bahwa pengelolaan aset dan kerja sama antarinstansi tetap harus memperhatikan aspek administrasi serta pertanggungjawaban masing-masing pihak.

Sekolah Penerbang dan Skuadron AU Disiapkan Pindah ke Kertajati

Sementara itu, Kepala Badan Logistik Pertahanan Kemhan Marsekal Madya TNI Yusuf Jauhari mengungkapkan, rencana kerja sama tersebut telah dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto dan mendapat tanggapan positif.

Yusuf mengatakan, sejumlah langkah awal tengah dipersiapkan, termasuk pemindahan sekolah penerbang TNI Angkatan Udara beserta mess dari Sukani ke kawasan Kertajati.

Selain itu, direncanakan pemindahan skuadron udara dari Bandara Halim Perdanakusuma ke BIJB Kertajati.
Pengembangan kawasan juga akan melibatkan PT Dirgantara Indonesia (PTDI) beserta perusahaan-perusahaan yang selama ini menjadi mitra PTDI.

"Kami berharap di bulan Januari pembangunannya. Sekolah penerbangan November atau Desember jika diizinkan, agar ada kegiatan," ujar Yusuf.

Jika rencana tersebut berjalan sesuai tahapan, BIJB Kertajati tidak hanya berfungsi sebagai bandara, tetapi juga diarahkan menjadi kawasan yang terintegrasi dengan industri kedirgantaraan dan sektor strategis pertahanan.

Pewarta: Imas Masriyah
Penyunting: Dewi Apriatin
Pengunjung: 273
©2026 tingkap.co

Komentar