Swasembada Pangan
Dukung Swasembada Pangan Nasional, Polres Maros Siapkan Lahan 1 Hektare untuk Budidaya Bawang Putih

Foto: Istimewa
Warga Bersama Kapolres Maros, AKBP Devi Sujan.a
MAROS, TINGKAP.CO - Sebagai bentuk dukungan terhadap program percepatan swasembada pangan nasional yang dicanangkan pemerintah, Polres Maros menyiapkan lahan seluas satu hektare untuk pengembangan budidaya bawang putih bersama para petani di Kabupaten Maros.
Program tersebut ditandai dengan kegiatan ground breaking penanaman bawang putih serentak yang dipimpin Kapolri melalui sambungan Zoom Meeting. Kapolres Maros AKBP Devi Sujana, S.H., S.I.K., M.H., bersama para pejabat utama Polres Maros turut mengikuti kegiatan tersebut.
Di Kabupaten Maros, penanaman bawang putih dilaksanakan di Dusun Maddenge, Desa Pattiro Deceng, Kecamatan Camba. Lahan seluas satu hektare disiapkan untuk mendukung pengembangan komoditas bawang putih sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan dan swasembada pangan nasional.
Dalam pelaksanaannya, Polres Maros menggandeng Kelompok Tani Desa Pattiro Deceng. Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Maros, Pemerintah Kecamatan Camba, Pemerintah Desa Pattiro Deceng, serta Kelompok Tani Pattiro Deceng.
Pelaksanaan kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Polri, pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan kelompok tani dalam menyukseskan program ketahanan pangan nasional.
Kapolres Maros AKBP Devi Sujana bersama jajaran menunjukkan komitmen Polri dalam mendukung sektor pertanian dan meningkatkan produktivitas pangan masyarakat. Keterlibatan langsung Polres Maros dalam program budidaya bawang putih diharapkan dapat memberikan semangat dan motivasi kepada para petani untuk terus mengembangkan potensi pertanian daerah.
Program ini juga menjadi langkah nyata dalam mengoptimalkan potensi lahan pertanian di Kabupaten Maros. Kecamatan Camba, khususnya Desa Pattiro Deceng, dinilai memiliki potensi yang cukup besar untuk pengembangan berbagai komoditas hortikultura, termasuk bawang putih.
Melalui pemanfaatan lahan seluas satu hektare tersebut, budidaya bawang putih diharapkan dapat memberikan hasil maksimal serta membawa manfaat ekonomi bagi kelompok tani dan masyarakat sekitar.
Kepala Desa Pattiro Deceng, Abdul Kadir, S.T., menyampaikan ucapan terima kasih atas dipilihnya wilayahnya sebagai lokasi pengembangan budidaya bawang putih dalam mendukung program swasembada pangan nasional.
Kami mengucapkan terima kasih karena Desa Pattiro Deceng dipilih menjadi tempat pelaksanaan kegiatan ini. Tentunya ini menjadi kebanggaan bagi kami sekaligus menjadi dukungan nyata bagi masyarakat dalam menyukseskan program swasembada pangan, ujarnya.
Kolaborasi antara Polri dan kelompok tani tersebut diharapkan dapat terus berkelanjutan sebagai bagian dari gerakan bersama mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan dan percepatan swasembada pangan nasional.
Dengan sinergi seluruh pihak, pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Maros diharapkan terus tumbuh dan mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat serta kemandirian pangan nasional.
Pewarta: Muhammad Hakim
Penyunting: Alfen Hoesin
Pengunjung: 76
©2026 tingkap.co
Berita Terkait
- Surau Balenggek di Tanah Datar Terancam Roboh, Jejak Sejarah Taufik Kiemas dan Puan Maharani Menanti Perhatian
- Perkuat Sinergi dengan Media, Kapolres Mukomuko: Pers Mitra Strategis Polri
- 500 Warga Maros Antusias Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis, TBC Dideteksi dengan X-Ray Portabel
- Pascademonstrasi, Pemkot Bandung Kebut Bersihkan Vandalisme di Simpang Lima hingga Braga
- Penghimpunan Zakat BAZNAS Garut Turun Jadi Rp13 Miliar, Ini Penyebabnya
- Bukittinggi Ikuti Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik 2026, Sekda Paparkan Komitmen Pemkot
- Satpas Polres Cimahi Pangkas Waktu Tunggu SIM hingga 35 Persen, Layanan Digital Diperkuat
- Bandung Perkuat Siskamling Siaga Bencana, Target Turunkan Risiko Bencana dari 95,15 Jadi 85,15
- Kisah Petugas Damkar Bandung: Berpacu dengan Waktu, Bertaruh Nyawa demi Menyelamatkan Sesama
- Krisis Air Bersih Maros Makin Parah, IPA Pattontongan 54 Hari Berhenti Beroperasi
