Polda Banten

Sertijab Kapolda Banten, Irjen Hendra Kurniawan Terima Pataka "Gawe Kuta Baluwarti"

261008190157-serti.jpg

Dok. Polda Banten

Tongkat estafet kepemimpinan Polda Banten resmi beralih dari Irjen Pol Hengki (kiri) kepada Irjen Pol Hendra Kurniawan.

SERANG, TINGKAP.CO - Tongkat estafet kepemimpinan Polda Banten resmi beralih dari Irjen Pol Hengki kepada Irjen Pol Hendra Kurniawan. Pergantian kepemimpinan tersebut ditandai dengan Upacara Serah Terima Pataka Polda Banten Gawe Kuta Baluwarti dan Farewell Parade di Lapangan Upacara Polda Banten, Kamis (8/10/2026).

Prosesi ini bukan sekadar seremoni pergantian pejabat, melainkan simbol berlanjutnya tanggung jawab dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Dalam amanatnya, Irjen Pol Hengki, yang kini mengemban tugas sebagai Kapolda Jawa Barat, menegaskan bahwa Pataka Gawe Kuta Baluwarti merupakan lambang kehormatan, persatuan, dan tanggung jawab yang harus dijaga oleh seluruh personel Polda Banten.

Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Pataka harus diwujudkan melalui integritas, keteladanan, serta pelaksanaan tugas yang profesional dan bertanggung jawab.

"Pataka yang hari ini diserahkan melambangkan kehormatan, kesatuan dan tanggung jawab untuk melindungi, mengayomi serta melayani masyarakat. Kehormatan tersebut harus senantiasa kita jaga melalui integritas, keteladanan dan pelaksanaan tugas yang bertanggung jawab," ujar Hengki.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Polda Banten atas kerja keras, kebersamaan, dan dukungan selama dirinya memimpin. Hengki menegaskan, berbagai capaian yang diraih merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran.

Kepada personel Polda Banten, Hengki berpesan agar mendukung penuh kepemimpinan Kapolda yang baru, menjaga soliditas, meningkatkan disiplin, serta memperkuat keterbukaan dan loyalitas dalam menjalankan tugas.

Ia turut menekankan pentingnya prinsip continuity with correction, yakni melanjutkan berbagai program yang telah berjalan baik sekaligus melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap hal-hal yang masih perlu disempurnakan.

"Terbukalah terhadap evaluasi dan kritik, kemudian jadikan masukan tersebut sebagai dasar untuk membenahi pelayanan dan cara kerja kepada masyarakat," pesannya.

Mengakhiri amanatnya, Hengki memohon doa restu untuk melanjutkan pengabdian sebagai Kapolda Jawa Barat. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama bertugas di Polda Banten.

Sementara itu, Kapolda Banten Irjen Pol Hendra Kurniawan menyatakan kesiapannya mengemban amanah baru. Ia menegaskan, penerimaan Pataka menjadi pengingat akan besarnya tanggung jawab dalam memimpin jajaran Polda Banten dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Dengan penuh kesadaran dan kerendahan hati, saya menerima amanah ini. Pataka Gawe Kuta Baluwarti akan senantiasa menjadi pengingat akan kewajiban saya untuk memimpin dengan keteladanan, menjaga soliditas jajaran dan mengutamakan kepentingan masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas," kata Hendra.

Ia memberikan penghargaan kepada Hengki atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin Polda Banten. Upaya menjaga kamtibmas, meningkatkan pelayanan, serta membangun kedekatan dengan masyarakat dinilai menjadi fondasi penting yang perlu dipertahankan dan ditingkatkan.

Hendra menegaskan, kepemimpinannya akan diarahkan untuk melanjutkan program yang telah memberikan manfaat sekaligus membenahi berbagai aspek yang masih membutuhkan perbaikan.

Seluruh langkah tersebut, katanya, harus sejalan dengan kebijakan Kapolri.
Transformasi Polri harus menyentuh cara berpikir, cara berperilaku dan mutu pelaksanaan tugas.

"Pembenahan kelembagaan, sumber daya manusia, pelayanan publik, penegakan hukum, pengawasan, anggaran dan teknologi harus bermuara pada manfaat yang dirasakan oleh masyarakat," tegasnya.

Salah satu penekanan Hendra adalah penguatan semangat Polisi Bersama Masyarakat. Ia menilai, kepercayaan publik tidak cukup dibangun melalui slogan, tetapi harus diwujudkan lewat kehadiran polisi di tengah masyarakat, kesediaan mendengarkan keluhan, serta kepastian dalam menangani setiap laporan.

Menurutnya, setiap personel harus mampu memahami persoalan masyarakat dan memberikan penjelasan yang transparan mengenai penanganan laporan yang disampaikan warga.

"Setiap warga yang datang harus merasa dihargai, didengarkan dan memperoleh kejelasan atas penanganan laporannya," ujarnya.

Selain meningkatkan kualitas pelayanan, Hendra mengajak seluruh personel memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, instansi terkait, serta berbagai elemen masyarakat untuk menciptakan situasi Banten yang aman dan kondusif.

Ia juga mengingatkan jajarannya agar senantiasa menjaga kehormatan Pataka melalui kejujuran, ketulusan dalam melayani, serta keberanian menegakkan kebenaran.

"Mari kita jaga kehormatan Pataka Gawe Kuta Baluwarti melalui kejujuran dalam setiap tindakan, ketulusan dalam melayani dan keberanian menegakkan kebenaran. Dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat, kita lanjutkan pengabdian ini dengan penuh tanggung jawab," pungkasnya.

Pergantian kepemimpinan ini diharapkan menjadi momentum bagi Polda Banten untuk memperkuat soliditas internal, meningkatkan profesionalisme, serta menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin responsif, transparan, dan dipercaya masyarakat.

Pewarta: Sofyandri Triyadi R
Penyunting: Dewi Apriatin
Pengunjung: 70
©2026 tingkap.co

Komentar