Dukungan Masyarakat Adat
N Yopi Daulat Penerus Kerajaan Alam Surambi Sungai Pagu, Kunjungi PT SEML

Foto: @tingkap/Endri Alamsyah
Raja Alam Surambi Sungai Pagu, N Yopi Daulat diterima oleh beberapa pejabat PT SEML
SOLOK-SELATAN, TINGKAP.CO - N.Yopi Daulat Rajo Alam Surambi Sungai Pagu, kunjungi PT SEML Supreme Energy Muaralaboh (22/5/2025).
Perusahaan yang beroperasi di wilayah Adat Kerajaan Alam Surambi Sungai Pagu, Pekonina Pauah, di Kabupaten Solok-Selatan itu adalah sebuah perusahaan pembangkit energi listrik tenaga panas bumi.
Kunjungan N Yopi Daulat, begitu sapaan beliau di tengah masyarakat, didamping oleh Raja Suku Tigo Lareh Bakapanjangan, dan penerus Raja Syara'k, Raja Suku Panai Tigo Ibu ( Raja Agama), beberapa orang Datuak-Datuak lainnya , dan unsur Dubalang (unsur pemuda).
Raja Alam Surambi Sungai Pagu, N Yopi Daulat (Foto: @tingkap/Endri Alamsyah)
Kepada TINGKAP.CO di Istano Daulat Rajo Alam, N Yopi Daulat mengatakan bahwa benar telah mengunjungi PT SEML (Supreme Energy Muaralaboh), karena keberadaan perusahaan tersebut berinvestasi diwilayah Kerajaan Alam Surambi Sungai Pagu. "Bertepatan akan melakukan pengerjaan tahap II, tinggal dimulai dalam waktu dekat sekitar bulan Juli sesuai jadwal agenda perusahaan itu" ujar N Yopi yang saat dikonfirmasi didampingi oleh Bundo Kanduang Siti Uci (adik kandungnya).
Pada kesempatan pertemuan itu NYopi, sebagai penerus kerajaan, menekankan kepada pihak perusahaan Supreme, agar selalu terbuka kepada publik dan membuka transparansi seluas-luasnya kepada anak nagari yakni masyarakat itu adalah rakyatnya secara Kerajaan Alam Surambi dan masyarakat adatnya.
"Jangan sampai pada tahap dua ini saya mendengar tidak adanya keadilan merata dalam mendapatkan kesempatan bekerja, baik masyarakat putra- putri, pemuda dan pemudi dalam mendapatkan pekerjaan teknis dan non teknis, dalam pekerjaan apapun bentuknya " tegas N Yopi Daulat.
Pada kesempatan itu juga, N Yopi Daulat menambahkan lagi, bahwa dia setuju bahkan sangat mendukung penyelesaian pengerjaan tahap dua. Beliau bersedia dan berusaha pula menciptakan suasana aman kondusif kepada rakyat adatnya, sampai pengerjaan tahap dua itu selesai.
Mari kita dukung secara bersama-sama, karena kehadiran investasi perusahaan PT SEML Supreme Energy Geotermal Panas Bumi ini, sangat berdampak positif khusus kepada prekonomian rakyat adat, apalagi pihak PT Supreme, pak Erwin, Buyung Johan ( Datuak panjalaian), dana yang diserap dalam pengerjaan tahap dua sekitar puluhan triliun rupiah, maka marilah kita berpikir sehat berjiwa besar, untuk mendukung kelancaran Tahap Dua sampai selesai," tegas N Yopi Daulat.
PT SEML salah satu pembangkit listrik tenaga panas bumi terbesar di Sumbar (Foto: @tingkap/Endri Alamsyah)
Usai pertemuan, N Yopi Daulat diajak oleh humas Erwin dan Buyung Johan melihat- lihat pengerjaan tahap satu yang selesai tahun 2018 lalu. Rombongan hanya sampai ke lokasi objek vital sekali yakni Turbin Pembangkit listrik dengan Uap Panas Bumi Energi Baru Terbarukan.
"Masuk kesitu bukanlah sembarang orang bisa mendekati lokasi sangat berbahaya, karena lokasi tegangan amat tinggi, dinamakan objek vital, " tutup N.Yopi Daulat mengakhiri.
N Yopi Daulat adalah Penerus Kerajaan Raja Alam Surambi Sungai Pagu. Di organisasi Ikatan Kesultanan Nusantara (IKN) beliau adalah Daulat Yang Di Pertuan Tuanku Rajo Disambah, Pucuk Pimpinan Kerajaan Alam Surambi Sungai Pagu.
Menurut sejarah sudah berdiri dan eksis semenjak abad ke 14 lalu di wilayah Provinsi Sumatra Barat sekarang. Peninggalan kerajaan ini ialah seribu rumah gadang. Kerajaan Alam Surambi Sungai Pagu berpusat di Pasir Talang (Solok Selatan) dan daerah rantaunya yaitu Bandar Sepuluh. Kerajaan ini membentang dari Surian, Pantai Cermin, Solok hingga Rantau XII Koto Sangir, Solok Selatan. (Advertorial)
Pewarta: Endri Alamsyah
Penyunting: Ghea R
Pengunjung: 259
©2025 tingkap.co
Berita Terkait
- Perkuat Sinergi dengan Media, Kapolres Mukomuko: Pers Mitra Strategis Polri
- 500 Warga Maros Antusias Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis, TBC Dideteksi dengan X-Ray Portabel
- Pascademonstrasi, Pemkot Bandung Kebut Bersihkan Vandalisme di Simpang Lima hingga Braga
- Penghimpunan Zakat BAZNAS Garut Turun Jadi Rp13 Miliar, Ini Penyebabnya
- Bukittinggi Ikuti Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik 2026, Sekda Paparkan Komitmen Pemkot
- Satpas Polres Cimahi Pangkas Waktu Tunggu SIM hingga 35 Persen, Layanan Digital Diperkuat
- Bandung Perkuat Siskamling Siaga Bencana, Target Turunkan Risiko Bencana dari 95,15 Jadi 85,15
- Kisah Petugas Damkar Bandung: Berpacu dengan Waktu, Bertaruh Nyawa demi Menyelamatkan Sesama
- Krisis Air Bersih Maros Makin Parah, IPA Pattontongan 54 Hari Berhenti Beroperasi
- Baznas Bandung Himpun Zakat Rp23 Miliar, Farhan Bidik Kontribusi Muzaki Naik Tiga Kali Lipat
